Surabaya, IDN Times – Setelah vakum selama tujuh tahun sejak pandemi COVID-19, Surabaya Marathon akhirnya kembali digelar. Rencananya, gelaran yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur (Jatim) in akan berlangsung pada 2 Agustus 2026.
Kembalinya Surabaya Marathon menjadi penanda bangkitnya agenda olahraga internasional di Kota Pahlawan. Tahun ini, panitia menargetkan 10 ribu pelari dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara, hampir dua kali lipat dibanding penyelenggaraan terakhir pada 2019 yang diikuti sekitar 5.200 peserta.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, Surabaya Marathon merupakan salah satu ikon sport tourism yang sempat terhenti akibat pandemi. Kini, ajang tersebut dihadirkan kembali dengan konsep yang lebih besar dan berdampak langsung terhadap sektor pariwisata serta perekonomian kota.
"Ini adalah ikon Kota Surabaya yang terakhir digelar pada 2019. Setelah sempat berhenti karena pandemi, tahun ini kembali kami hadirkan dengan konsep yang lebih menarik," ujarnya di Surabaya, Kamis (18/6/2026).
Eri menjelaskan, Surabaya Marathon 2026 tidak sekadar menjadi ajang lari, tetapi juga sarana memperkenalkan wajah baru Kota Surabaya melalui konsep city run. Para peserta akan melintasi lebih dari sepuluh ikon dan bangunan bersejarah, seperti Balai Kota, Balai Pemuda, Jalan Tunjungan, Tugu Pahlawan, kawasan Kota Lama, hingga Bundaran Hotel Majapahit.
"Kami ingin peserta tidak hanya berlari, tetapi juga menikmati sejarah dan keindahan Kota Surabaya," katanya.
Untuk memperkuat dampak ekonomi, panitia menghadirkan inovasi berupa medali finisher yang dapat ditukarkan dengan berbagai promo di pusat perbelanjaan, hotel, restoran, hingga merchant yang bekerja sama selama penyelenggaraan acara.
"Harapannya peserta bisa menikmati Surabaya lebih lama sehingga hotel, pusat belanja, UMKM, dan sektor pariwisata ikut bergerak," ucap Eri.
Karena event berlangsung pada, Pemkot Surabaya akan meniadakan sementara kegiatan Car Free Day pada 2 Agustus 2026. Sejumlah ruas jalan di sepanjang rute juga akan ditutup dan dilakukan rekayasa lalu lintas bersama Polrestabes Surabaya.
Sementara itu, Ketua APPBI Jatim, Sutandi Purnomosidi optimistis target 10 ribu peserta dapat tercapai. Menurutnya, selain menawarkan rute yang memadukan olahraga dan wisata sejarah, Surabaya Marathon 2026 juga menyediakan total hadiah senilai Rp800 juta.
"Rute tahun ini dirancang agar peserta bisa menikmati sisi estetika dan sejarah Kota Surabaya, baik pada kategori 5K, 10K, Half Marathon maupun Full Marathon," kayanya..
Panitia juga menyiapkan tim medis di berbagai titik lintasan untuk memastikan keselamatan seluruh peserta selama perlombaan berlangsung. Pendaftaran peserta telah dibuka dan dapat dilakukan melalui aplikasi Livin by Mandiri.
