Malang, IDN Times - Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, Bambang Wahono (54) warga Jalan KH Achmad Dahlan RT.2/RW.1, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang akhirnya ditemukan. Sayangnya ia ditemukan meninggal dunia setelah hanyut di Sungai Lesti yang tidak jauh dari rumahnya.
Warga Malang yang Hanyut di Sungai Lesti Ditemukan Meninggal

1. Ternyata korban tenggelam saat mencari pasir secara tradisional di Sungai Lesti
Kamituwo Desa Sananrejo, Ikhwan Puji menceritakan jika sehari-hari korban memang bekerja sebagai penambang pasir tradisional. Korban biasanya berangkat menambang pasir pada pukul 06.00 WIB di Sungai Lesti dengan cara mengeruk pasir di dasar sungai menggunakan cangkul dan sampan, kemudian pada pukul 07.00 WIB ia akan menyetorkan pasir menggunakan pikap milik Ketua RW setempat. Setelah menyetorkan pasir, korban akan kembali ke sungai untuk menambang pasir hingga siang hari.
"Kejadian pastinya kapan belum diketahui. Karena jam 7 pagi kemarin sempat bertemu keponakan perempuannya, beliau lagi setor pasir. Kemudian mengembalikan pikap di rumah Pak RW, lalu turun lagi ke bawah (sungai)," terangnya saat dikonfirmasi pada Minggu (13/4/2025).
2. Korban tidak pulang hingga sore, sang anak kebingungan cari korban
Namun, keluarga korban bingung saat korban tidak kunjung pulang pada Sabtu (12/4/2025) sore. Apalagi saat itu cuaca tiba-tiba memburuk tanda hujan akan turun, sehingga kondisi Sungai Lesti tidak aman lagi untuk dilakukan penambangan.
"Biasanya Dzuhur pulang buat makan, saat itu tidak pulang. Kemudian jam 14.30 WIB istrinya minta anaknya turun mencari bapaknya. Setelah dicari, sepanjang sungai gak ada, hanya ditemukan pakaian ganti. Lalu si anak minta warga mencari bapaknya," jelas Ikhwan.
3. Korban ditemukan 3 kilometer dari lokasi awal tenggelam
Setelah dilakukan pencarian selama 2 hari, korban akhirnya ditemukan pada Minggu (13/4/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Jenazah korban ditemukan saat kondisi sungai mulai surut, jenazahnya tersangkut di gundukan tanah di tengah-tengah sungai yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari lokasi diduga ia tenggelam pertama kali.
"Yang menemukan oleh gabungan Tim SAR dan warga. Jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga, sekarang sudah dikebumikan," pungkasnya.