Wali Kota Madiun Maidi kena OTT, Khofifah: Serahkan ke KPK

- Wali Kota Madiun Maidi kena OTT oleh KPK
- Gubernur Jatim Khofifah menyerahkan penanganan perkara kepada KPK
- Belum ada keputusan resmi terkait pengisian jabatan Wali Kota Madiun pasca-OTT
Surabaya, IDN Times – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa buka suara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kota Madiun. Dalam operasi tersebut, sebanyak 15 orang diamankan, termasuk Wali Kota Madiun, Maidi.
Khofifah menegaskan bahwa penanganan perkara tersebut sepenuhnya menjadi kewenangan aparat penegak hukum. Ia menyatakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menghormati dan menyerahkan proses hukum kepada KPK.
“Kita serahkan kepada tim penegak hukum dari KPK,” ujar Khofifah singkat usai acara di Dinas Pendidikan Jatim, Selasa (20/1/2026).
Terkait dengan langkah Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyusul OTT tersebut, termasuk soal pengisian jabatan Wali Kota Madiun apabila status hukum Maidi berlanjut, Khofifah belum memberikan keterangan lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi mengenai mekanisme penunjukan pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Madiun pasca-OTT KPK tersebut. Pemerintah Provinsi Jawa Timur disebut masih menunggu perkembangan proses hukum dari KPK.
















