Sidoarjo, IDN Times - Sebuah pondok Pesantren (Ponpes) di Desa Pagerwojo, Buduran, Sidoarjo, Ponpes Al-Mahdiy dipasangi spanduk protes adanya tindak kekerasan seksual. Spanduk tersebut dipasang warga setelah satu santri yang diduga menjadi korban tindak asusila.
Sapnduk tersebut berisi berbagai macam tulisan. Ada yang meminta pengurus ponpes diusir, hingga peringatan adanya predator seksual di tempat tersebut.
"Awas !!! ada predator di Ponpes Al-Mahdiy," isi tulisan dalam salah satu spanduk.
"Tidak ada kata damai untuk tindak asuslia," isi tulisan di spanduk lainnya
"Usir pengurus Ponpes Al-Mahdiy dari Desa Pagerwojo," tulisan salah satu spanduk.
"Jangan kotori desa kami dengan kemunafikanmu," tulisan spanduk lain.
