Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sidak Hari Pertama, Whisnu Sebut PPKM di Surabaya Tertib dan Kondusif
Default Image IDN

Surabaya, IDN Times - Di hari pertama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), Forkopimda Surabaya bersama Forkopimda Jatim melakukan inspeksi mendadak di sejumlah mal. Dari hasil tinjauan itu, mereka mengklaim bahwa PPKM hari pertama di Kota Surabaya berjalan kondusif dan tertib.

1. PPKM di Surabaya disebut sudah tertib

Default Image IDN

Rombongan sidak itu dipimpin oleh Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana bersama Sekdaprov Jatim, Kapolda Jatim, Pangdam V Brawijaya, dan Pangkoarmada II. Mereka berkeliling di sejumlah mal seperti Tunjungan Plaza, Galaxy Mal, dan BG Junction. Usai sidak, Whisnu menyimpulkan bahwa PPKM hari pertama di Surabaya berlangsung tertib.

"Untuk PPKM hari pertama ini sudah sangat tertib kalau kita lihat. Artinya jam tutup sudah semua mematuhi. Dari pantauan kita jam 8 malam semua clear," ujar Whisnu, Senin (11/1/2021) malam.

2. Masih ada restoran yang menyediakan tempat duduk lebih dari 25 persen

Default Image IDN

Hanya saja, ketika meninjau restoran, Whisnu masih menemukan restoran yang menyediakan tempat duduk lebih dari 25 persen kapasitas seperti yang diatur dalam Perwali No. 2 Tahun 2021. Meski kursi-kursi ini sudah diberi tanda silang, Whisnu tetap menginginkan agar kursi tersebut disingkirkan sehingga tidak dimanfaatkan oleh pengunjung.

"Memang sudah menerapkan tapi bangkunya masih ada, harusnya disingkirkan. Tidak ada lagi bangku disilang tapi disingkirkan. Itu sudah kita berikan peringatan insyaallah ke depan bisa lebih tertib lagi," tuturnya.

3. Klaim PPKM di Surabaya sudah kondusif

Default Image IDN

Hingga malam hari, Whisnu belum menerima laporan dugaan ancaman keamanan masyarakat atau keberatan berkaitan dengan PPKM ini. Ia pun mengklaim bahwa PPKM di Kota Surabaya berjalan tertib dan kondusif.

"Alhamdulillah malam ini sudah sangat kondusif. Kita harap Surabaya bisa menerapkan PPKM dengan baik sampai akhir 25. Kita berharap tidak diperpanjang dan di Surabaya terjadi penurunan yang signifikan untuk penambahan COVID-19," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article