Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Serunya War Takjil di Karang Menjangan Surabaya
Suasana war takjil di kawasan Karang Menjangan Surabaya. IDN Times/Ardiansyah Fajar.

Surabaya, IDN Times - Lima, lima belas sore. Suasana sibuk terasa di kawasan belakang RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Tepatnya, di sekitaran Jalan Karang Menjangan. Muda - mudi tampak mengambil posisi, matanya lincah mencari-cari.

Iya, mereka sedang 'war' atau berburu takjil. Tentunya buat menu pelengkap buka puasa. Setiap kali Bulan Ramadan, suasana di kawasan sini memang terkenal ramai. Banyak pedagang dadakan maupun kawakan yang menjajakan aneka makanan.

Harga jajanan di sini sangat ekonomis. Dibanderol mulai dari harga Rp1.000 hingga Rp30.000. Tentunya ini menjadi favorit bagi mahasiswa maupun petugas kesehatan yang ada di sekitar kawasan.

Salah satu pemburu takjil, Zahra Aliyah mahasiswa Unair mengaku setiap hari dirinya membeli takjil di kawasan tersebut. Banyak pilihan dan murah menjadi salah satu alasannya jajan di sini.

"Banyak pilihannya jadi setiap hari berbeda-beda menu berbuka puasa, apalagi esnya banyak pilihannya," ujarnya.

Sementara itu, Novia warga Surabaya Utara mengaku pertama kali datang ke Jalan Karang Menjangan. Banyaknya orang yang membeli takjil membuat dirinya mengaku sempat pusing. 

"Seru karena memang banyak makanannya tapi kalau disuruh ke sini lagi saya enggak mau kapok karena sempat pusing sangking ramenya," jelasnya.

Dengan banyaknya yang jualan, Sugianto mengaku selama ini dirinya hanya berjualan didalam gang di Karang Menjangan. "Setiap tahun saya jualan disini, jadi untungnya lumayan karena memang rame saja selama bulan Ramadan," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article