Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Satgas MBG Tulungagung Amankan Sampel Makanan Untuk Diuji di Lab

WhatsApp Image 2026-01-20 at 13.23.22.jpeg
SPPG menyuplai MBG di SMKN 3 Boyolangu, Tulungagung. IDN Times/Bramanta Pamungkas
Intinya sih...
  • 70 siswa tak masuk sekolah, 123 siswa alami diare di sekolah
  • Sampel makanan telah diamankan petugas
  • SPPG diminta tidak beroperasi sementara waktu
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tulungagung, IDN Times -Tim Satgas MBG Tulungagung beserta Dinas Kesehatan setempat dan kepolisian mendatangi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Mutiara Rawa Selatan di Desa Moyoketen, Kecamatan Boyolangu. Mereka melakukan pemeriksaan dan mengambil sampel makanan yang diduga menyebabkan ratusan siswa SMKN 3 Boyolangu mengalami diare. Untuk sementara SPPG tersebut diminta tidak beroperasi hingga menunggu hasil pemeriksaan terhadap sampel makanan selesai dilakukan.

1. Sebanyak 70 siswa tak masuk sekolah, 123 siswa alami diare di sekolah

WhatsApp Image 2026-01-20 at 13.23.19 (1).jpeg
Petugas saat melakukan pemeriksaan di SPPG Tulungagung. IDN Times/Bramanta Pamungkas

Sekretaris Satgas MBG Tulungagung, Sony Welly Ahmadi mengatakan, usai menerima laporan adanya keluhan pelajar diare karena mengkonsumsi MBG, pihaknya langsung melakukan tinjauan lapangan di SMKN 3 Boyolangu dan SPPG Yayasan Mutiara Rawa Selatan. Dari hasil koordinasi terdapat 70 siswa yang tidak masuk sekolah hari ini. Selain itu sebanyak 123 siswa mengeluhkan diare di sekolah. "Kami sudah menijau kondisi di SMKN 3 Boyolangu dan SPPG, untuk mengetahui kondisi di lapangan," ujarnya, Selasa (20/1/2025).

2. Sampel makanan telah diamankan petugas

WhatsApp Image 2026-01-20 at 13.23.15.jpeg
Petugas saat melakukan pemeriksaan di SPPG Tulungagung. IDN Times/Bramanta Pamungkas

Dari hasil peninjauan diketahui bahwa pelajar yang mengalami diare disebabkan karena mengkonsumsi makanan MBG pada Senin (19/1/2026) kemarin. Adapun menu MBG saat itu, nasi putih, ayam bakar, tahu kuning, sambal kecap, selada dan semangka. Sesuai SOP, setiap SPPG diminta untuk menyisihkan makanan setiap hari untuk dijadikan sampel. Petugas sendiri telah mengamankan sampel tersebut dan rencananya akan dikirim ke Surabaya untuk dilakukan uji laboratorium.

"Kami juga meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung untuk mengabil sampel sisa makanan di SPPG," terangnya.

3. SPPG diminta tidak beroperasi sementara waktu

WhatsApp Image 2026-01-20 at 13.23.21.jpeg
SPPG penyuplai MBG siswa SMKN 3 Boyolangu Tulungagung. IDN Times/Bramanta Pamungkas

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Tulungagung telah meminta agar 32 puskesmas standbay dan melaporkan secara berkala, apabila ada pelajar SMKN 3 Boyolangu yang mendapatkan perawatan. Disinggung soal operasional SPPG, Sony masih menunggu hasil pemeriksaan sampel di laboratorium. Sehingga belum bisa memutuskan apakah SPPG ditutup atau tidak.

"Sembari menunggu hasil laboratorium, SPPG untuk sementara waktu tidak memberikan pelayanan kepada penerima manfaat," pungkasnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah
Follow Us

Latest News Jawa Timur

See More

Pemprov Jatim Tunggu Status Maidi sebelum Tunjuk Plt Wali Kota Madiun

20 Jan 2026, 16:02 WIBNews