Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Rakor dengan Mahfud MD, Khofifah Segera Cabut Izin Salat Id Berjemaah
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima bantuan dari BNPB untuk RS Darurat COVID-19. Dok Humas Pemprov Jatim

Surabaya, IDN Times - Surat yang diterbitkan Sekdaprov Jawa Timur (Jatim) menjadi polemik di tengah masyarakat. Dalam surat tersebut  ada pemberian izin pelaksanaan Salat Idulfitri berjemaah di Masjid Al-Akbar Surabaya.

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa pun berencana menggugurkan surat yang telah terbit tersebut. Keputusan ini diambil ketika dirinya usai rapat koordinasi denga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD.

"Kami segera akan mencabut surat ini, kami sudah koordinasi tadi bersama Pak Pangdam, Pak Kapolda dan Pak Pangkoarmada II, Kajati, lengkap dengan Kanwil Kemenag dengan Pak Sekda yang menandatangani surat ini, ini ada di sini Pak Menko," ujar Khofifah, Senin (18/5).

 

1. Pemprov akan sinergi dengan pusat

ilustrasi salat (pixabay/Fuzz)

Dalam rakor tersebut, mantan Menteri Sosial ini sempat meyakinkan Mahfud MD bahwa Pemprov Jatim akan sinergi dengan pemerintah pusat untuk memutus mata rantai penularan virus SARS CoV-2. Tak lupa, pihaknya juga terus koordinasi secara internal di tingkat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Jatim.

"Jadi Yakinlah Pak Menko, kami semua, kami bekerja bersama tim dan seluruh kebijakan-kebijakan yang digariskan oleh pemerintah pusat dan tentu koordinasi-koordinasi secara intensif akan terus ditingkatkan," kata dia.

2. Minta pemda bantu pusat

Menko Polhukam Mahfud MD (Dok. Humas Menko Polhukam)

Sementara itu, Mahfud MD meminta pemerintah daerah membantu pemerintah pusat secara maksimal untuk memberantas COVID-19. Beberapa cara dan penanganan dapat ditempuh, utamanya tidak melanggar ketentuan yang telah dilarang.

"Pemerintah pusat dan pemerintah daerah akan bergandeng tangan dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat, untuk meyakinkan ibadah di masjid yang sifatnya sunnah sebaiknya dihindari. Untuk melaksanakan yang lebih lanjut yaitu menghindari penyakit," ucap Mahfud.

3. Tekankan agar Salat Idulfitri di rumah tahun ini

SE Pemprov Jatim perihal Salat Idulfitri. IDN Times/Dok.Istimewa

Pada kesempatan ini Mahfud juga menekankan agar seluruh umat muslim di Indonesia menggelar ibadah Salat Idulfitri tahun ini di rumah saja. "Intinya mengimbau tausyiah dan berfatwa seperti yang disampaikan para ulama tetapi narasinya kita meminta dengan sangat (agar di rumah)," imbuh dia.

"Oleh karena itu pula karena masalah ini sangat sensitif dan bisa dijadikan isu politik yang tidak sehat, maka pemerintah daerah dan forkopimda supaya mengantisipasi jika ada yang tetap tidak mengikuti anjuran tersebut. Dengan cara melakukan pengamanan dan menjaga ketertiban semaksimal mungkin yang dilakukan oleh Polri, TNI, Satpol PP," harap Mahfud.

Curated For You

Editorial Team

Related Article