Pria Undaan Babak Belur, Diduga Lecehkan Anak saat Surabaya Vaganza

- Seorang pria berinisial IRF (40) asal Undaan, Surabaya, dihajar massa karena diduga melakukan pelecehan terhadap anak di bawah umur saat acara Surabaya Vaganza.
- Korban berusia 15 tahun berteriak setelah dilecehkan di Jalan Kenari, menarik perhatian warga hingga pelaku diamankan oleh polisi dari amukan massa.
- Pelaku mengalami luka akibat dipukuli warga, mendapat perawatan medis, lalu dibawa ke Mapolrestabes Surabaya dan diserahkan ke Unit PPA untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Surabaya, IDN Times - Di balik meriahnya Surabaya Vaganza pada Sabtu(16/5/2026), sorang pria babak belur dihajar massa. Diduga, pria tersebut melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
Pelaku adalah IRF (40) yang merupakan warga Undaan, Kecamatan Genteng, Surabaya. Sementara korban adalah AGTN (15).
Kapolsek Genteng Kompol Grandika Indera Waspada menjelaskan, aksi pelecehan itu terjadi ketika perayaan Surabaya Vaganza sedang berlangsung. IRF melakukan aksinya di Jalan Kenari.
“Korban tengah menonton Surabaya Vaganza bersama dengan saudaranya, di Jalan Kenari, tepatnya di pertigaan samping Hotel Majapahit,” ujar Kompol Grandika, Senin (18/5/2026).
Saat itu, pelaku tiba-tiba berjalan mendekati korban. Kemudian dari arah belakang melakukan pelecehan kepada korban.
"Korban berteriak hingga mengundang perhatian massa. Korban langsung melaporkan insiden yang dialami, ke pihak berwajib,” terang dia.
Massa yang mendengar teriakan korban kemudian menghakimi pelaku. Akibatnya, pelaku mengalami babak belur di bagian kepala.
“Pelaku sempat diamuk massa hingga mengalami luka luka. Petugas datang di TKP langsung mengamankan yang bersangkutan,” terang Grandika.
Pelaku sempat mendapat penanganan medis oleh petugas. Setelahnya pelaku digiring ke Mapolrestabes Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan.
“Setelah diperiksa, kemudian diserahkan ke Unit PPA Polrestabes Surabaya malam itu juga, oleh pihak kepolisian,” tutup Grandika.


















