Ilustrasi Pembacokan. (IDN Times/Mardya Shakti)
Kapolsek Kedungkandang, AKBP Agus Siswo Hariyadi menceritakan jika kejadian ini terjadi pada hari Kamis kemarin sekitar pukul 16.30 WIB di rumah Muhammad (30) yang merupakan tetangga Bandil dan Tomy. Pada saat itu, Bandil melihat seorang bocah berusia 3 tahun yang merupakan anak dari Tomy. Ia lantas menjahili anak tersebut yang sudah menjadi hobinya sehari-hari.
"Anak dari korban ini kemudian menangis dan melapor pada ayahnya. Ternyata ini juga menyulut emosi korban dan mendatangi pelaku dengan menbawa sebilah celurit," terang Agus saat dikonfirmasi pada Jumat (20/10/2023).
Setibanya di rumah Muhammad, Tomy menegur Bandil agar tidak lagi menganggu anaknya. Namun, teguran itu ditanggapi dengan emosi oleh Bandil. Sehingga pertikaian tidak terhindarkan antara keduanya. Di tengah-tengah perkelahian, Bandil berhasil merebut celurit Tomy dan menyerang tubuh lawannya secara membabi-buta.
"Korban mengalami luka parah pada leher, lengan, dan dada. Sempat dilarikan ke RSUD Saiful Anwar, tapi meninggal saat perawatan di sana," jelasnya.