Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lakukan Pornoaksi di Depan Bocah Perempuan, Pria Ini Diringkus Polisi

Kota Surabaya
Lakukan Pornoaksi di Depan Bocah Perempuan, Pria Ini Diringkus Polisi
IDN Times/Fitria Madia
Share Article

Surabaya, IDN Times - Kepolisian Resort Kota Besar (Polrestabes) Surabaya membekuk pelaku pornoaksi, SA (48). Pria yang juga warga Manukan, Tandes, Surabaya ini dibekuk di rumahnya, pukul 20.00 WIB, Senin (3/6).

  1. 1. Lakukan pornoaksi di depan tiga perempuan di bawah umur

    IDN Times/Fitria Madia
    IDN Times/Fitria Madia

    Kanit PPA Polrestabes Surabaya, AKP Ruth Yeni mengatakan penangkapan pelaku ini dilakukan setelah polisi mendapat laporan dari pria berinisial HT (45) yang juga warga Manukan. Pelaku diketahui melakukan pornoaksi di depan tiga perempuan di bawah umur.

    "Kejadiannya Senin (3/6), pukul 20.00 WIB," ujar Ruth, Senin (10/6).

  2. 2. Pelaku mengaku tidak kuat tahan nafsu

    IDN Times/Fitria Madia
    IDN Times/Fitria Madia

    Ruth menambahkan, peristiwa pelecehan itu terjadi saat pelaku SA berjalan di depan tiga korban, ZA (12), AR (12) dan AS (13) yang sedang duduk. Ia kemudian mengeluarkan alat vitalnya.

    "Dilakukan di depan tiga korban perempuan yang mana pelaku merasa nafsu melihat korban," kata Ruth.

  3. 3. Pelaku telah ditetapkan jadi tersangka

    IDN Times/Sukma Shakti
    IDN Times/Sukma Shakti

     

    Ruth mengungkapkan bahwa pelaku melakukan perbuatan tersebut dikarenakan sudah lama tidak merasakan belaian seorang istri. Diketahui, sudah bercerai sejak sembilan tahun.

    "Kami telah menetapkan sebagai tersangka sejak Selasa (4/6)," tambah Ruth.

  4. 4. Terancam 4 tahun penjara

    IDN Times/Sukma Shakti
    IDN Times/Sukma Shakti

     

    Atas perbuatannya, tersangka terjerat pasal 36 UU RI No. 44 tahun 2008 tentang pornografi/pornoaksi Ancaman hukumannya pidana empat tahun penjara. Polisi juga akan memeriksa kejiwaan tersangka ke psikiater.

    "Kami juga telah melakukan pemberkasan tahap 1 ke JPU (Jaksa Penuntut Umum)," pungkas Ruth.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More