Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Perosotan di Kenpark Ambrol: 4 Luka Berat, 5 Luka Ringan

Kota Surabaya
Perosotan di Kenpark Ambrol: 4 Luka Berat, 5 Luka Ringan
Wahana di Kenjeran Park yang ambrol, Sabtu (7/5/2022). Dokumentasi BPBD Kota Surabaya
Share Article

Surabaya, IDN Times - Perosotan kolam renang di Kenjeran Park (Kenpark) Surabaya dikabarkan ambrol pada Sabtu (7/5/2022). Sembilan orang yang sedang asyik menikmati libur lebaran menjadi korban dalam peristiwa ini.

  1. 1. Kejadian sekitar pukul 13.45 WIB

    Wahana di Kenjeran Park yang ambrol, Sabtu (7/5/2022). Dokumentasi BPBD Kota Surabaya
    Wahana di Kenjeran Park yang ambrol, Sabtu (7/5/2022). Dokumentasi BPBD Kota Surabaya

    Plt BPBD Kota Surabaya, Ridwan Mubarun membenarkan kejadian ambrolnya perosotan kolam renang di Kenpark. Berdasar laporan yang ia terima, tragedi ini terjadi pukul 13.45 WIB.

    "Perkembangan sementara saat ini keseluruhan korban di area bagian depan waterpark sudah mendapatkan penanganan total 9 orang anak," ujarnya saat dihubungi IDN Times.

  2. 2. Seorang anak dilaporkan cedera bagian kepala

    Wahana di Kenjeran Park yang ambrol, Sabtu (7/5/2022). Dokumentasi BPBD Kota Surabaya
    Wahana di Kenjeran Park yang ambrol, Sabtu (7/5/2022). Dokumentasi BPBD Kota Surabaya

    Dari sembilan korban tersebut, satu anak dilaporkan dalam kondisi cedera pada bagian kepala. Anak tersebut diindikasi mengalami gegar otak, sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.

    "Satu anak kondisi indikasi Cedera otak sedang sudah dirujuk menggunakan mobil warga umum oleh warga sekitar," kata Ridwan.

  3. 3. Tiga korban alami patah tulang, dan lima lainnya syok

    Tempat Hiburan Pantai (THP) Kenjeran akhirnya kembali dibuka. Dok. Humas Pemkot Surabaya.
    Tempat Hiburan Pantai (THP) Kenjeran akhirnya kembali dibuka. Dok. Humas Pemkot Surabaya.

    Sementara tiga korban lainnya, lanjut Ridwan, dikabarkan close fraktur alias patah tulang pada bagian tangan dan kaki. Para korban ini juga dirujuk ke rumah sakit guna melakukan penanganan intensif.

    "Tiga anak kondisi indikasi close fraktur tangan maupun kaki sudah dirujuk menggunakan ambulans PMI maupun ambulans puskesmas," kata dia.

    "Untuk lima orang luka ringan dan syok. Untuk keseluruhan korban sudah dirujuk ke Rumah Sakit Soewandi, perkembangan lanjut disampaikan kembali," pungkas Ridwan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More