Pengemudi Daihatsu Sigra di Malang Terjun ke Jurang Sedalam 30 Meter

Malang, IDN Times - Warga Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang digegerkan dengan sebuah mobil pribadi yang terjun ke dalam jurang sedalam 30 meter di Jalan Raya Belli Karangkates RT.1/RW.1, Desa Karangkates Kecamatan Sumberpucung pada Kamis (12/12/2024) dini hari. Proses evakuasi korban berjalan dramatis karena sulitnya medan karena jurang tersebut langsung mengarah ke sungai.
1. Polisi ceritakan kronologi terjunnya mobil Daihatsu Sigra ke dalam jurang sedalam 30 meter

Kanit Gakkum Satlantas Polres Malang, Joko Taruno mengungkapkan jika kejadian ini terjadi pada dini hari tadi pukul 01.00 WIB. Bermula saat pengemudi kendaraan Daihatsu Sigra dengan Nomor Polisi AG 1201 PI bernama Ragil Wurianto (54) warga Desa Garum, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar melaju dari arah selatan ke utara dengan kecepatan sedang. sesampainya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), terdapat jalan menikung kekanan tapi mobilnya mengalami selip kemudian masuk kedalam jurang sungai.
"Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian melakukan pertolongan pada korban. Kami yang mendapat laporan juga segera datang ke lokasi kecelakaan untuk melakukan evakuasi," terangnya.
2. Korban mengalami patah tulang bahu dan langsung dilarikan ke RSUD Kanjuruhan

Korban sendiri diketahui selamat, tapi ia mengalami luka patah tulang bahu sebelah kiri. Kini ia telah dirawat di RSUD Kanjuruhan Kepanjen. Serta terjadi kerusakan cukup parah pada kendaraan Daihatsu Sigra tersebut.
"Jadi ini kecelakaan tunggal, korban hanya pengemudi Daihatsu Sigra yang kini telah dirawat di RSUD Kanjuruhan. Korban mengalami luka patah tulang di bahu kiri," paparnya.
3. Mobil Daihatsu Sigra milik korban berhasil dievakuasi pada siang hari menggunakan alat berat

Mobil Daihatsu Sigra milik korban sendiri sempat menjadi viral di media sosial karena dalamnya jurang tersebut. Banyak warga yang berdatangan untuk melihat kondisi terkini mobil berwarna silver itu.
"Mobil sudah berhasil dievakuasi pada siang hari menggunakan crane. Kita juga masih melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kecelakaan, tapi dugaan awal karena uut of control atau lepas kendali," pungkasnya.



















