Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pengangkatan CPNS Ditunda, Gunawan Pontang-panting Kerja Freelance
Ilustrasi PNS (IDN Times/Aditya Pratama)

Malang, IDN Times - Penundaan pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) membuat Gunawan (25 tahun, bukan nama sebenarnya) kebingungan. Bagaimana tidak, ia terlanjur keluar dari pekerjaannya di salah satu pabrik pengolahan makanan di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

1. Gunawan terlanjur resign, ternyata pengangkatan mundur setengah tahun

Gunawan, masih menunggu pengangkatan CPNS. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Gunawan menceritakan jika awalnya ia bekerja sebagai karyawan di pabrik pengolahan makanan di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang kurang lebih selama 7 bulan karena beberapa kali mendaftar CPNS tidak diterima. Tapi akhirnya penantiannya terbayarkan setelah ia mengetahui diterima sebagai pegawai Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) pada 20 Januari 2025 lalu.

"Setelah pengumuman lolos itu, saya langsung mengajukan surat resign tanggal 31 Januari (2025). Karena kan info awalnya pengangkatan bulan Februari atau Maret ini, ternyata ditunda setengah tahun," terangnya saat ditemui pada Kamis (13/3/2025).

Gunawan mengaku sangat terkejut penundaan pengangkatan CPNS mundur sampai 7 bulan. Kalau tahu ada penundaan ini, Gunawan tentu tidak akan gegabah resign dulu dari pekerjaannya lamanya.

"Kalau mau balik lagi ke pabrik ya malu, soalnya sudah terlanjur pamit ke atasan dan teman-teman. Masa mau balik cuma buat kerja selama 6 bulan, pasti ya gak boleh," ucapnya diikuti senyum getir.

2. Kini Gunawan menunggu pengangkatan CPNS sambil menjalankan pekerjaan freelance

Ilustrasi PNS (IDN Times/Daruwaskita)

Meskipun mengalami penundaan, Gunawan cukup beruntung karena ia belum berkeluarga, sehingga tidak memiliki tanggungan di tengah-tengah nasib yang tidak menentu. Tapi ia mengatakan tetap butuh pemasukan, karena ia merasa segan kalau selama 7 bulan kedepan hanya meminta uang saku ke orang tua.

"Sekarang paling saya ikut kakak saya jadi agen koperasi simpan-pinjam gitu. Kerjaannya semacam freelance, cari-cari nasabah. Mau gimana lagi, daripada nganggur, mending ini masih dapat-dapat pemasukan setidaknya Rp1 juta sampai Rp2 juta sebulan," ucapnya.

Ia mengakui pekerjaannya kali ini lebih berat dibandingkan pekerjaan sebelumnya, pasalnya ia harus berkeliling wilayah Malang Selatan untuk mencari nasabah. Tapi ia tetap harus melakukan pekerjaan ini agar tetap bisa dapat uang untuk hidup, ia juga menyadari tidak akan banyak perusahaan yang mau menampung CPNS yang mengalami penundaan pengangkatan.

3. Gunawan berharap tidak mendapatkan kejutan lagi dari pemerintah

ilustrasi pegawai (IDN Times/Aditya Pratama)

Lebih lanjut, Gunawan mengaku sudah ikhlas menunggu pengangkatan CPNS sampai 1 Oktober 2025 mendatang. Ia bersyukur memiliki keluarga yang supportif sehingga ia tidak terlalu terpuruk. Tapi ia berharap tidak ada lagi penundaan lanjutan pengangkatan CPNS.

"Sebenarnya masih takut ada kejutan lagi dari pemerintah, apalagi kan PPPK katanya 2026 ya pengangkatannya. Harapannya sih gak ada kejutan lagi, kalau bisa malah dipercepat pengangkatannya," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article