Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkot Surabaya Siapkan Rp4 Miliar untuk Revitalisasi THR dan TRS
Pemkot Surabaya dan Kadin saat tinjau THR-TRS, Jumat (7/6/2024). (Dok. Diskominfo Kota Surabaya)

Surabaya, IDN Times - Pemerintah Kota Surabaya Jawa Timur menyiapkan dana sebesar Rp4 miliar untuk revitalisasi Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS). Dalam pengembangannya, Pemkot Surabaya akan bekerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Surabaya.

1. Tahap awal disiapkan untuk area terbuka venue konser

Eri Cahyadi saat mengecek lahan tidur milik Pemkot Surabaya. (Dok. Diskominfo Kota Surabaya)

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah melakukan perataan area THR dan TRS. Seperti contohnya, area semak belukar dan pohon-pohon yang memenuhi area tersebut sudah mulai dibersihkan.

"Alhamdulillah progresnya, tanaman-tanamannya sudah diratakan semua, kedua kita Insyaallah segera pengaspalan," ujar Eri saat inspeksi di THR, Jumat (7/6/2024).

Pada tahap awal ini, pihaknya akan menyelesaikan sayembara desain untuk THR dan TRS. Setelah pengumuman sayembara selesai pada Juli 2024, pihaknya akan mulai melakukan pengaspalan di area THR dan TRS.

"Minggu depan sudah harus dibuka sayembaranya, di bulan Juli sudah akan kami kerjakan pengaspalan THR dan TRS," ungkapnya.

2. Anggaran disiapkan untuk revitalisasi THR dan TRS

Eri Cahyadi saat mengecek Rumah Sakit Surabaya Timur. (Dok Diskominfo Kota Surabaya)

Dalam revitalisasi kawasan THR dan TRS, Pemerintah Kota Surabaya menyiapkan anggaran sebesar Rp3-4 miliar. Anggaran tersebut dialokasikan untuk pengaspalan area seluas 1,7 hektar yang nantinya akan menjadi venue konser terbuka.

"InsyaAllah, pada Juli atau Agustus selesai, itu akan menjadi area terbuka untuk konser. Di Surabaya tidak ada area konser sebesar itu," jelas Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

Saat inspeksi, Eri didampingi Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi La Nyalla Mahmud Mattalitti. Pengembangan THR dan TRS akan bekerja sama dengan Kadin.

"Kami bersama Ketua Kadin akan memasukkan pengembangan THR dan TRS ke dalam program Kadin untuk menarik investor," jelas Eri.

3. Penawaran kepada para pengusaha di Surabaya

Eri Cahyadi dan Armuji (kemeja putih) saat daftar Bacawali - Bacawawali ke PSI. Dok. PSI.

Kadin akan menawarkan kepada pengusaha Surabaya yang berminat untuk berinvestasi di THR dan TRS. Selain itu, Kadin juga akan menawarkan tempat wisata lain yang bisa diinvestasikan.

"Jadi, Kadin menawarkan kepada siapa saja yang mau berinvestasi, tidak hanya THR tapi juga Kenjeran dan lain-lain. Jika ada tamu yang ingin berbisnis, Kadin akan menjelaskan ada lahan ini, Anda mau apa," tutur Eri.

Soal konsep pengembangan, Pemkot Surabaya akan menentukan rancangan tersebut. Nantinya, akan ada tempat konser, kolam renang, dan ruang pertunjukan seni.

"(Konsep) Kami yang menentukan, dalam area ini harus ada tempat konser, kolam renang, area band anak muda yang terhubung streaming YouTube, serta ruang seni untuk pertunjukan seni digital modern," ungkap Eri.

4.Kadin telah tinjau beberapa lokasi yang berpotensi investasi

La Nyalla Mattalitti di Shangri-La, Kamis (16/2/2023) (IDN Times/Sandy Firdaus)

Ketua Kadin Surabaya, M. Ali Affandi Andi La Nyalla Mahmud Mattalitti, bersama Wali Kota Eri Cahyadi, meninjau beberapa lokasi potensial untuk investasi di Surabaya, termasuk THP Kenjeran dan eks THR-TRS.

"Kami berharap dapat melibatkan swasta atau investor untuk membangun Kota Surabaya," kata Ali Affandi.

Kadin Surabaya akan mengutamakan investor lokal, sejalan dengan komitmen Pemkot Surabaya untuk memberdayakan perekonomian lokal.

"Mas Wali berpesan untuk mengutamakan investor lokal agar perekonomian berjalan," ujarnya.

Ali Affandi juga menyebut bahwa Eri memiliki visi besar untuk pengembangan eks THR-TRS dengan konsep skala internasional.

"THR ini bisa menjadi fasilitator tingkat nasional dan menawarkan potensi investasi kepada tamu-tamu luar negeri," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article