Pemkot Madiun Asuransikan KPPS 2024 Hingga Rp100 Juta

Kota Madiun, IDN Times - Pemerintah Kota Madiun menyiagakan tenaga kesehatan, rumah sakit, dan fasilitas pelayanan kesehatan selama tahapan Pemilu 2024 berlangsung. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi tumbangnya petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) demi menyukseskan pesta demokrasi.
"Semua anggota KPPS, termasuk Linmas, selama menjalankan tahapan pemilu, kami asuransikan semua," kata Wali Kota Madiun, Maidi usai mencoblos di TPS 22, Jalan Merpati, Gang Cucakrowo, Kecamatan Manguharjo, Rabu (14/2/2024).
Lebih dari 5.900 anggota KPPS Kota Madiun kita daftarkan dalam asuransi, lanjutnya, Sehingga, jika terjadi peristiwa yang tidak diinginkan, mereka mendapat santunan.
"Kalau sampai sakit atau kecelakaan dapat jaminan. Bahkan meninggal dunia pada saat bertugas mendapat santunan Rp100 juta," terang Maidi.
Menurutnya, KPPS sudah rela berkorban menyiapkan keperluan Pemilu 2024. Oleh karena itu, pemerintah wajib melindungi dan menjamin.
"Keluarga yang ditinggalkan ini juga ikut mendapat perhatian dan terlindungi," pungkasnya.
Maklum jika Pemkot Madiun khawatir. Pada pemilu tahun 2019 lalu, ada 894 KPPS di seluruh Indonesia yang meninggal saat Pemilu. Untuk tahun ini sendiri, di Kota Madiun ada 5.900 orang KPPS yang menjaga 584 TPS.
















