Konferensi pers kasus KDRT di Kota Malang. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kasatreskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto menceritakan jika kejadian bermula pada 26 April 2024 pukul 11.00 WIB, tersangka saat itu mengecek isi handphone istrinya. Keduanya memang baru menikah pada Desember 2024 dan istri tersangka baru hamil 4 bulan. Namun, di WhatsApp korban didapati chat yang diduga dari seorang laki-laki yang membuat si tersangka merasa curiga kemudian bertanya siapakah pria tersebut.
"Ternyata yang WhatsApp ini adalah mantan ataupun teman lama dari si korban. Sehingga tersangka saat itu merasa terbakar cemburu kemudian emosi, kemudian memukul paha korban sebanyak satu kali menggunakan tangan kanan, juga memukuli area punggung korban sambil bertanya tentang siapakah yang WhatsApp itu," terangnya.
Tak berhenti sampai di situ, tersangka melanjutkan interogasi kepada istrinya sambil mengambil sapu dari dapur. Sapu ini berkali-kali dipukulkan ke bagian tubuh korban antaranya kaki dan juga kedua tangan korban. setelah itu pelaku juga menendang korban berkali-kali.
Tak puas, tersangka semakin emosi dan mengambil sebilah celurit yang berada di lemari kamar milik korban dan pelaku. Ia kemudian menyabetkan punggung celurit tersebut beberapa kali pada kaki kanan dan kaki kiri korban. Sabetan ini membuat luka robek pada kaki korban.
"Selanjutnya ada masyarakat yang melaporkan kejadian tersebut, sehingga petugas dari Polresta Malang Kota menuju ke tempat kejadian dan mengamankan tersangka dan juga membawa korban untuk dilakukan penanganan medis di Puskesmas Kedungkandang. Sementara luka yang dialami kurban antara lain adalah luka sobek pada lutut kanan akibat ayunan celurit, luka sobek dan lebam pada kaki kanan akibat ayunan celurit, luka sobek pada kaki kiri akibat ayunan celurit, kemudian luka sobek pada ibu jari, luka lebam pada paha kanan dan kiri akibat ditendang oleh pelaku, luka lebam pada tangan kanan dan kiri akibat dipukul dengan sarung celurit," bebernya.
Korban juga mengalami trauma psikologis. Sehingga saat ini saat ini sedang dalam perawatan di Rumah Sakit Unit Daerah (RSUD) Saiful Anwar Kota Malang.