Sidoarjo, IDN Times - Seorang pelajar berinisial ADAH (17) hilang terbawa arus di sungai kawasan Desa Sidokare, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Jumat (7/11/2025) sore. ADAH tenggelam dengan masih mengenakan pakaian seragam.
“Korban mengenakan kaos warna merah putih, celana olahraga bertuliskan SMA Nurul Ikhlas,” ujar Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano, Sabtu (8/11/2025).
Berdasarkan informasi, korban berasal dari Waru namun juga seorang santri di salah satu Pondok Pesantren (Ponpes) wilayah Sidokare. “Informasinya demikian (santri di salah satu Ponpes),” ucap Sabino.
Sabino menjelaskan, peristiwa itu berawal dari korban bersama tiga temannya sedang berenang di sungai. Saat itu, volume air sungai tinggi karena hujan deras. "Dua temannya turun untuk ngecek kedalaman sungai, ternyata sungainya dalam,” kata Sabino.
Mengetahui sungai cukup dalam, teman korban mencegah agar tidak berenang di sungai. Tetapi, korban malah nekat lompat ke sungai hingga terbawa arus. “Dua teman korban tersebut mencegah korban turun karena sungai dalam. Setelah itu korban tiba-tiba lompat dan terbawa arus,” jelas Sabino.
Korban yang telah terbawa arus kemudian berusaha ditolong oleh teman-temannya. Sayangnya, usaha penyelamatan itu gagal karena arus cukup deras. “Teman korban sempat menolong akan tetapi tidak kuat menarik korban,” ujarnya.
Sampai saat ini, korban masih dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan. Pencarian dilakukan dengan menyisir sekitar lokasi korban tenggelam. “Kami masih melakukan asesmen di lapangan dan pencarian Pencarian di bawah komando Basarnas Juanda," pungkas dia.
