Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pasien COVID-19 Menumpuk Lagi di RSUD dr Soetomo

Kota Surabaya
Pasien COVID-19 Menumpuk Lagi di RSUD dr Soetomo
Ilustrasi penumpukan pasien di Instalasi Gawa Darurat (IGD) di RSUD dr Soetomo Surabaya pada Sabtu (26/6/2021). Dok. Istimewa.
Share Article

Surabaya, IDN Times - Direktur utama (Dirut) RSUD dr. Soetomo, Surabaya, dr Joni Wahyuhadi membenarkan kalau terjadi penumpukan pasien COVID-19 di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakitnya sejak Sabtu (10/7/2021). Pihaknya melakukan upaya terbaik untuk bisa memberi pelayanan kepada para pasien yang terus berdatangan.

  1. 1. Pasien datang ke RSUD dr. Soetomo karena RS lainnya tutup

    Ilustrasi pasien COVID-19. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko
    Ilustrasi pasien COVID-19. ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko

    Joni menjelaskan, penumpukan pasien di IGD RSUD dr. Soetomo ini disebabkan pelayanan di IGD rumah-rumah sakit lainnya sedang ditutup sementara. Sehingga para pasien yang tidak tertampung itu memilih untuk langsung ke rumah sakit terbesar di Jatim ini.

    "Banyak RS sekitar kita tutup IGD-nya karena tidak mampu lagi melayani dengan berbagai alasan. Sehingga ke (RSUD) Soetomo semua," ujarnya, Minggu (11/7/2021).

  2. 2. RSUD dr Soetomo masih fokus tambah kapasitas

    Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat di IGD Khusus Penyakit Menular RSUD dr Soetomo, Surabaya, Minggu (6/12/2020). Dok. Humas Pemprov Jatim
    Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa saat di IGD Khusus Penyakit Menular RSUD dr Soetomo, Surabaya, Minggu (6/12/2020). Dok. Humas Pemprov Jatim

    Melihat kondisi ini, Joni menyampaikan bahwa sebenarnya RSUD dr. Soetomo sedang membuat langkah antisipasi. Yakni meluaskan triase dengan membangun triase kontainer berkapasitas 30 tempat tidur. Kemudian membangun ruang isolasi khusus (RIK) untuk pasien COVID-19

    "RIK di gedung parkir 200 tempat tidur. InsyaAllah minggu depan akan teratasi," katanya. Saat ini, tambah Joni, RSUD dr. Soetomo merawat 566 pasien COVID-19.

  3. 3. Jumlah penumpukan capai ratusan orang, ajak patuhi PPKM hingga prokes

    Ilustrasi suasana Ruang Isolasi Khusus RSUD dr Soetomo. (IDN Times/Fitrja Madia)
    Ilustrasi suasana Ruang Isolasi Khusus RSUD dr Soetomo. (IDN Times/Fitrja Madia)

    Terpisah, Kepala Humas RSUD dr. Soetomo, dr. Pesta Parulian menyebut kalau penumpukan pasien COVID-19 di IGD mencapai ratusan orang. Namun ia belum mendapat jumlah pastinya. Kendati menumpuk, pihaknya tidak mungkin menutup pelayanan IGD.

    "Benar, (jumlahnya) ratus aku gak bisa hitung dan terus berdatangan. RS Soetomo tidak mungkin menutup IGD, mau ke mana masyarakat," tegasnya.

    "Imbauannya, bila dengan gejala ringan, silakan isoman, jika harus ke Soetomo harap bersabar. Kami juga sudah sangat kewalahan. Bagi yang sehat ayo patuhi PPKM dan prokes. Bagi yang mau jadi relawan ayo ke Soetomo," dia melanjutkan.

Share Article

Related Articles

See More