Surabaya, IDN Times - Pernyataan dr Lois Owien mengenai penyebab kematian pasien COVID-19 menjadi kontroversi. Ia menyatakan bahwa pasien COVID-19 meninggal akibat interaksi obat yang menyebabkan asidosis laktat. Menanggapi hal tersebut, pakar Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (UNAIR) memastikan bahwa pendapat Lois salah besar.
Asidosis sendiri adalah kondisi di mana kadar asam (pH) dalam darah lebih tinggi dari 7,4. Sementara asidosis laktat berarti kondisi asam laktat di dalam tubuh menumpuk. Jika dibarengi dengan penyakit tertntu kondisi ini akan membahayakan pasien.
