Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Oleh-oleh Retret, Eri Cahyadi: Presiden Pesan Gak Boleh Ada Warna

Oleh-oleh Retret, Eri Cahyadi: Presiden Pesan Gak Boleh Ada Warna
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. (IDN Times/Khusnul Hasana)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi telah mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang yang digelar oleh pemerintah pusat. Dia mendapat banyak oleh-oleh dari kegiatan tersebut, salah satunya Presiden berpesan agar ketika sudah di Pemerintahan maka tak boleh ada warna.

Eri mengatakan, ada berbagai hal yang dia dapat dari retret tersebut. Pertama, Presiden Prabowo Subianto meminta kepala daerah untuk membangun koperasi. Koperasi untuk membangkitkan ekonomi rakyat.

"Saat retret presiden bilang bentuk koperasi untuk rakyat yang akan membangun ketahanan pangan," ungkap Eri di Balai Kota Surabaya, Sabtu (1/3/2025).

Kemudian, presiden berpesan untuk kepala daerah melakukan efisiensi. Efisiensi yang dimaksud adalah penghematan di beberapa hal, seperti listrik hingga menghentikan kegiatan yang tidak penting. Sementara kegiatan yang menghasilkan output besar, tetap digelar.

"(Efisiensi listrik di Pemkot Surabaya) penghematan itu bisa sampai Rp5 Miliar, kemudian infrastuktur seperti jalan berlubang gak tak aspal kabeh tapi tak tembel, penghematan saya Rp1 triliun," ungkapnya.

Kemudian, Presiden juga berpesan agar ketika sudah masuk di pemerintahan agar tak boleh ada warna yang berbeda. Pesan tersebut, sudah ia terapkan saat di periode pertama.

"Beliau menyampaikan ketika masuk di pemerintahan, maka tidak ada warna, seperti yang saya sampaikan jangan ada warna, jangan ada yang saling menjatuhkan. Tapi siapa yang cinta kota ini ikut lah bergerak membangun kota ini, apakah dengan pikirannya, atau dengan uangnya, atau dengan fisiknya," pungkas dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Khusnul Hasana
Zumrotul Abidin
Khusnul Hasana
EditorKhusnul Hasana

Latest News Jawa Timur

See More

Gus Ipul: Gedung SRMA Surabaya 90 Persen, Ditarget Siswa Pindah Juli

26 Jun 2026, 23:00 WIBNews