Meninggal Dunia karena COVID-19, Dokter Residen Ini Sempat Sembuh

1. Putri tidak langsung menangani pasien COVID-19

Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Jatim, dr. Joni Wahyuhadi. Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Kepresidenan Dirut RSUD Dr. Soetomo, dr Joni Wahyuhadi menjelaskan, Putri yang merupakan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Anak di Fakultas Kesehatan Universitas Airlangga sebenarnya tidak menangani pasien COVID-19 di ruang isolasi secara langsung. Namun memang, penularan COVID-19 yang tak kasat mata akhirnya membuat Putri terinfeksi.
"Beliau tidak langsung merawat di ruang isolasi. Tapi memang ada kontak dari keluarga. Kita tidak tahu," ujar Joni dalam webinar yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Universitas Airlangga, Senin (6/7/2020).
2. Hasil tes swab PCR sempat negatif

Mendiang dr Putri Wulan Sukmawati. IDN Times/ Dok. Istimewa Putri pun jatuh sakit dan harus dirawat sejak 18 hari lalu. Ketika dites swab PCR, hasilnya positif. Kondisi tubuhnya yang obesitas sempat membuat kesehatannya menurun hingga memerlukan alat bantu pernafasan atau ventilator.
Namun beberapa hari sebelum meninggal dunia, Putri sempat membaik. Tes swab PCR menunjukkan hasil negatif. Bahkan ia sudah bisa bernafas tanpa bantuan ventilator meski tetap harus dirawat secara intensif dalam ruang isolasi.
"Beberapa hari lalu anak didik kita itu membaik bahkan swabnya sudah sempat negatif. Sudah lepas ventilator tapi itulah kehendak Yang Maha Kuasa. Kita tahu perjalanan COVID-19 ini luar biasa tidak bisa diprediksi," ungkapnya.
3. Tracing masih dilakukan

Proses penghormatan terakhir dr Putri Wulan Sukmawati yang disiarkan melalui YouTube, Senin (6/7/2020). Screenshoot YouTube.com/ Admin Streaming AWCS Hingga saat ini tracing internal terkait kasus Putri masih terus dilakukan. Joni berusaha mencegah agar tidak ada lagi tenaga kesehatannya yang terpapar COVID-19. Pasalnya sudah banyak tenaga kesehatan di RSUD Dr. Soetomo yang terinfeksi COVID-19 bahkan sampai meninggal dunia.
"Tracing sedang terus dilakukan di mana kontak definitifnya. Tapi apa pun saya sedih sudah dua anak didik kami yang harus meninggalkan kita dengan COVID-19," tuturnya.
4. RSUD Dr. Soetomo evaluasi sistem dokter residen

Default Image IDN Dengan kepergian Putri, maka telah ada dua dokter residen di RSUD Dr. Soetomo yang meninggal dunia akibat COVID-19. Jumlah ini belum termasuk dokter residen lain yang juga terpapar namun masih dalam perawatan. Untuk mencegah jatuhnya korban kembali, Joni mengatakan pihaknya terus berupaya untuk memperbaiki sistem.
"Ini kita semua sedang berbenah. Banyak saran masuk akan kita dengarkan," pungkasnya.




















