Usai OTT, Belasan Pejabat Tulungagung Dibawa ke Surabaya Pakai Bus Harapan Jaya

- KPK mengamankan 16 orang dalam operasi di Tulungagung, termasuk Bupati Gatut Sunu Wibowo dan sejumlah pejabat Pemkab.
- Para pejabat diperiksa semalam di Mapolsek Tulungagung sebelum diberangkatkan ke Surabaya menggunakan bus Harapan Jaya dengan pengawalan ketat.
- Dari total yang diperiksa, 12 pejabat dibawa ke Surabaya untuk kemudian diterbangkan ke Jakarta guna pemeriksaan lanjutan oleh KPK.
Tulungagung, IDN Times - Setelah menjalani pemeriksaan semalam suntuk, belasan pejabat di lingkup Pemkab Tulungagung diberangkatkan ke Surabaya. Dengan bus dan dikawal ketat petugas, para pejabat ini rencananya akan dibawa ke Jakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sebelumnya KPK memastikan melakukan penyelidikan tertutup di wilayah Jawa Timur. Sebanyak 16 orang diamankan, salah satunya Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Gatut Sunu Wibowo sendiri dikabarkan langsung dibawa ke Surabaya usai diamankan. Sedangkan belasan pejabat lain dimintai keterangan di Mapolsek Tulungagung. Mereka yang diperiksa diantaranya Diantaranya Pj Sekda Tulungagung, Soeroto, Kabag Kesra Makrus Manan,Kabag Pemerintahan, Arif Efendi, Kabag Umum, Yulius, Kepala Satpol PP Tulungagung, Hartono.
Selain itu, terdapat juga Direktur RSUD dr Iskak Tulungagung, Zuhrotul Aini, Kepala Dinas Kesehatan Desy Lusiana dan ajudan Bupati Tulungagung, Dwi Yoga. Selain itu, seorang anggota DPRD Tulungagung, Djatmiko juga turut diperiksa. Djatmiko sendir diketahui merupakan adik Bupati Gatut Sunu Wibowo.
Sekitar pukul 05.00 WIB, sejumlah anggota keluarga terperiksa mendatangi Mapolres Tulungagung. Mereka membawa sejumlah tas dan koper yang diduga berisi barang kebutuhan pribadi. Tak lama kemudian sebuah bus Harapan Jaya masuk ke halaman Mapolres Tulungagung.
Dari informasi yang beredar tidak semua pejabat yang diperiksa dibawa ke Jakarta. Terdapat 12 pejabat yang dibawa ke Surabaya untuk selanjutnya diterbangkan ke Jakarta. Sekitar pukul 06.30 WIB dengan pengawalan ketat bus keluar dari Mapolres Tulungagung dan langsung berangkat ke Surabaya.
















