Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Lapas Jatim Dapat Tambahan 7 Napi Terorisme dari Bogor

Kota Surabaya
Lapas Jatim Dapat Tambahan 7 Napi Terorisme dari Bogor
Ilustrasi Bom (Teroris) (IDN Times/Mardya Shakti)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Jumlah narapidana (napi) kasus terorisme di Jawa Timur (Jatim) bertambah. Hal ini setelah ada limpahan tujuh napi kasus terorisme dari Rutan Cikeas, Bogor. Ketiganya langsung dikirim ke tiga lapas Jatim. Total, ada 38 napi terorisme yang tersebar di 14 lapas seluruh Jatim.

  1. 1. Tujuh napi limpahan belum ikrar ke NKRI

    Ilustrasi teroris (IDN Times/Mardya Shakti)
    Ilustrasi teroris (IDN Times/Mardya Shakti)

    Plt Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Wisnu Nugroho Dewanto mengatakan, dari tujuh napi terorisme limpahan itu, tiga orang ke Lapas Surabaya dan masing-masing dua orang ke Lapas Malang dan Lapas Madiun. Ketujuhnya masih belum menyatakan ikrar kepada NKRI.

    “Dengan pendekatan kemanusiaan, akan kami upayakan agar secepatnya ketujuhnya bisa kembali ke NKRI,” harapnya.

  2. 2. Akan dilakukan pendekatan dan pembinaan khusus

    Ilustrasi Teroris (IDN Times/Arief Rahmat)
    Ilustrasi Teroris (IDN Times/Arief Rahmat)

    Pria asal Semarang itu menjelaskan bahwa pihaknya akan menggencarkan peran pendamping/ pamong khusus napi kasus terorisme. Pamong-pamong ini selama ini dilatih untuk melakukan pendekatan dan pembinaan khusus. Sehingga, napi bisa cepat menyatakan ikrar ke NKRI.

    “Setiap lapas ada pamong khusus yang melaporkan setiap perkembangan, jadi pasti terpantau,” kata Wisnu.

  3. 3. Lapas Jatim terbilang piawai bikin napi terorisme tobat

    IDN Times/Sukma Shakti
    IDN Times/Sukma Shakti

    Selama ini, lanjut Wisnu, lapas di Jatim tercatat telah membina 82 napi khusus kasus terorisme. Sebanyak 35 di antaranya telah bebas dan sembilan dipindahkan ke Lapas High Risk Batu, Nusa Kambangan. Nah, bebas dari Jatim ini mayoritas sudah menyatakan ikrar kembali NKRI.

    "Yng sulit dibina, kami pidahkan ke Nusa Kambangan dengan alasan keamanan dan ketertiban lapas," pungkasnya

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More