Batu, IDN Times - Kota Batu jadi salah satu tujuan wisata utama di Jawa Timur. Jadi tidak heran jika tiap tahunnya jutaan orang berbondong-bondong menghabiskan hari liburnya di Kota Batu. Pemerintah Kota (Pemkot) Batu juga telah menaikkan target jumlah kunjungan wisata mereka pada 2024 dibandingkan tahun sebelumnya.
Kunjungan di Kota Batu Capai 4,9 Juta Wisatawan pada Semester Pertama

1. Pj Wali Kota Batu laporan jika ada 4,9 juta wisatawan pada semester pertama
Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai melaporkan jika pada semester pertama di tahun 2024 mereka telah menerima sebanyak 4,9 juta wisatawan. Jumlah ini tampaknya belum bisa memuaskan Pemkot Batu dan ingin terus digenjot.
"Satu semester ini 4,9 juta (wisatawan), mudah-mudahan ada perkembangan yang signifikan. Momen-momen liburan yang nanti masuk di semester 2 semoga bisa berdampak pada perkembangan wisatawan yang masuk di Kota Batu," terangnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (3/8/2024).
Aries mengatakan jika target wisatawan yang masuk ke Kota Batu pada 2024 adalah 12 juta wisatawan. Jumlah ini naik dari target di tahun sebelumnya yang hanya 10 juta wisatawan.
2. Jumlah 4,9 juta wisatawan mendongkrak perputaran ekonomi sebanyak Rp690 miliar
Aries juga mengatakan jika 4,9 juta wisatawan ini memberi dampak positif pada perputaran ekonomi di Kota Batu. Perputaran ekonomi memberi dampak positif pada berbagai sektor ekonomi seperti hotel, restoran, cafe, dan objek wisata.
"Kalau melihat investasi saja itu sudah Rp690 miliar. Berarti untuk perputaran ekonomi yang sudah masuk di Kota Batu sudah hampir mencapai Rp3 triliun lebih," jelasnya.
Pria berkacamata ini juga mengatakan kalau tidak hanya objek wisata yang mengalami peningkatan wisatawan. Tapi banyak juga instansi-instansi yang datang ke Kota Batu pengembangan kompetensi.
"Jadi banyak perusahaan baik BUMN, BUMD, hingga Pemerintah yang melaksanakan pengembangan kompetensi di Kota Batu. Seperti outbond, family gathering, hingga rakor-rakor," ucapnya.
3. Kota Batu masih berusaha tingkatkan wisatawan mancanegara
Pemkot Batu tampaknya masih berusaha untuk meningkatkan jumlah kunjungan dari wisatawan mancanegara. Mereka juga meminta pengusaha hotel untuk melaporkan jumlah wisatawan mancanegara yang menginap di tempat mereka.
"Karena banyak hotel yang tidak melaporkan secara lengkap tentang kunjungan mereka. Kita sekarang sudah melakukan rekapitulasi berapa kunjunga yang ada di Kota Batu. Apa itu dari Malaysia, Singapura maulun negara lain yang datang ke Kota Batu," paparnya.
Aries yakin ada wisatawan mancanegara yang datang ke Kota Batu. Jadi ia minta pengusaha wisata untuk lebih kreatif demi menarik kunjungan wisatawan mancanegara.
"Saya minta kreativitas diseluruh obyek wisata. Kalau tidak dilakukan maka kita akan kalah dengan daerah lain," pungkasnya.