Ngawi, IDN Times – Penemuan jasad Sri Wulan (32), warga Desa Paras, Kecamatan Pangkur, di aliran Bengawan Madiun, Kabupaten Ngawi, pada Rabu sore (15/7/2026), sontak menggegerkan warga. Sebelum ditemukan meninggal dunia, warga sempat melihat korban berada di tepi sungai.
Kronologi Penemuan Jasad Perempuan Ngawi di Bengawan Madiun

1. Korban sempat terlihat di tepi Bengawan Madiun
Sejumlah warga mengaku sempat melihat Sri Wulan berdiri dan mondar-mandir cukup lama di bantaran Bengawan Madiun sambil mengenakan jaket berwarna ungu. Warga yang khawatir sempat berteriak meminta korban menjauh dari bibir sungai, tetapi tidak mendapat respons.
"Kelihatannya memang sengaja. Banyak warga yang melihat dan sempat merekam. Perempuan itu memakai jaket warna ungu," ujar Selvi, salah seorang saksi.
2. Hanyut terbawa arus, jasad ditemukan 100 meter dari lokasi
Tak lama setelah itu, tubuh korban hanyut terbawa derasnya arus sungai. Warga tidak berani memberikan pertolongan karena kondisi sungai dinilai berbahaya. Polisi bersama warga kemudian melakukan pencarian hingga menemukan jasad korban sekitar 100 meter dari lokasi awal, tepatnya di wilayah Desa Beran, Kecamatan Ngawi.
3. Polisi masih selidiki penyebab kematian
Jenazah korban dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi untuk menjalani visum dan identifikasi. Hasil pemeriksaan memastikan korban adalah Sri Wulan, warga Kecamatan Pangkur.
Kapolsek Ngawi AKP Jais Bintoro mengatakan penyebab pasti kematian korban masih didalami dengan memeriksa sejumlah saksi dan menunggu hasil visum.
"Benar, kami menerima laporan adanya penemuan jenazah seorang perempuan di aliran sungai. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan," kata Jais.