Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kota Lama Surabaya Segera Diresmikan, Kedai Kopi Ini Mulai Penjajakan
Kedai Kopi Coffe Toffe yang berada di bangunan Cagar Budaya Jalan Gubernur Suryo Surabaya. (IDN Times/Khusnul Hasana)

Surabaya, IDN Times - Kawasan Kota Lama di Surabaya Utara akan diresmikan pada pertengahan Juni 2024. Coffee Toffee, salah satu kedai kopi terkenal di Surabaya Jawa Timur, sedang menjajaki kemungkinan untuk membuka kedai di kawasan tersebut. Dalam penjajakan ini, Coffee Toffee juga akan bekerja sama dengan steak house, Holycow.

1. Tawaran mengisi tenant di Kota Lama

Ratangga Coffee and Bites (instagram.com/ratangga.co)

CEO dan Founder Coffee Toffee Odi Anindito mengungkapkan, bahwa pihaknya telah menerima tawaran dari PT Pos Properti Indonesia untuk mengisi tenant di Pos Bloc, yang terletak di kawasan Kota Lama Surabaya.

Saat ini, mereka sedang mempertimbangkan tawaran tersebut.

"Kami sedang menjajaki kemungkinan membuka gerai di Pos Bloc, tetapi masih melihat siapa saja tenant yang ada di sana," ujar Odi pada Sabtu (8/6/2024).

Wilayah utara Surabaya bukan merupakan daerah kongkow anak muda. Menurut Odi, untuk mengangkat daerah tersebut, dibutuhkan satu hingga dua brand makanan dan minuman yang menarik.

"Kami tertarik membuka gerai di kawasan Kota Lama, tetapi mempertimbangkan tenant-tenant lain yang ada di sana, serta biaya dan lokasi," jelasnya.

2. Brand Makanan untuk Meramaikan Kota Lama

ilustrasi kopi dan susu (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Odi mengku belum ada tawaran resmi dari Pemkot Surabaya untuk membuka gerai di kawasan Kota Lama yang sedang direvitalisasi. Namun, ia terbuka terhadap dua kemungkinan, baik tawaran dari Pemkot Surabaya maupun Pos Bloc.

"Jika ditawari Pemkot Surabaya atau Pos Bloc, kami akan mempertimbangkan mana yang terbaik. Jika itu proyek pemkot, akan sangat menarik untuk ikut serta," kata Odi.

Coffee Toffee baru saja membuka gerai di bangunan cagar budaya di Jalan Gubernur Suryo, samping Taman Apsari Surabaya, pada Sabtu (8/6/2024). Kedai ini bekerja sama dengan steak house, Holycow.

Bangunan tersebut dulunya merupakan kantor PT Pos Indonesia. Dalam pemanfaatan cagar budaya ini, Coffee Toffee dan Holycow bekerja sama dengan PT Pos Properti Indonesia.

3. Bangunan lama mampu memberikan suasana berbeda

ilustrasi pembuatan minuman (freepik.com/azerbaijan_stockers)

Bangunan lama akan memberikan suasana berbeda.

"Kami tertarik dengan bangunan lama karena memberikan suasana berbeda dari gerai Holycow dan Coffee Toffee lainnya. Apalagi ini depan Gedung Grahadi, dengan pemandangan yang tidak bisa didapatkan di gerai lain," terang Odi.

Untuk perawatan bangunan cagar budaya, Odi menyebut bahwa sebelum membuka gerai, mereka telah melakukan restorasi. Material yang rusak diganti dengan material baru yang hampir sama.

"Ini bangunan cagar budaya kelas A, jadi ada banyak tahap termasuk presentasi di depan tim cagar budaya. Semua prosedur telah kami lewati," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article