Koperasi Merah Putih, Jatim Realisasi 30 Persen Target Nasional

Surabaya, IDN Times - Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur (Jatim) bersiap membentuk Koperasi Desa Merah Putih. Targetnya sebanyak 30 persen dari ang dicanangkan pemerintah pusat. Yakni 70 ribu koperasi, yang rencananya diluncurkan pada Hari Koperasi Nasional, 12 Juli mendatang.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Jatim Endy Alim Abdi Nusa mengatakan, saat pihaknya sedang menyiapkan data terkait koperasi di Jatim. Sementara terkait Koperasi Desa Merah Putih, ia menjelaskan bahwa sifatnya bukan simpan pinjam, akan tetapi fokus pada sektor riil.
Model koperasi merah putih ini akan menguntungkan semua anggota, semua pekerja, pemodal akan sama hasilnya. “Ekonomi di desa akan maju jika ada koperasi. Selain itu koperasi ini juga untuk memberantas mafia pangan di desa-desa,” katanya.
Lebih lanjut Endy mengatakan kalau Koperasi Desa Merah Putih akan menampung produk dari desa. Misalnya, petani desa jual apa, biasanya bingung memasarkan, nanti akan difasilitasi pemerintah dengan koperasi desa merah putih.
"Nanti rencananya ada gerainya dan gudangnya. Jadi nanti hasil petani bisa dijual untuk kebutuhan masyarakat desa bisa juga masyarakat luar termasuk mensupport kebutuhan makan bergizi gratis,” jelasnya.
Menurutnya ada tiga pola pembentukan untuk target 70 ribu Koperasi Merah Putih. Yang pertama adalah membentuk koperasi baru jika di sebuah desa tidak memiliki koperasi. Kedua, merevitalisasi koperasi yang ada terutama di Koperasi Unit Desa (KUD) yang punya aset yang tidak aktif karena banyak KUD yang tidak aktif di desa. Ketiga adalah memperbaiki koperasi yang ada.
"Dana membangun atau merevitalisasi Koperasi Merah Putih yakni menggunakan dana desa hingga dukungan Bank Himbara,” pungkasnya.


















