Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kembali Gelar Aksi, Massa Paksa Masuk ke Dalam Gedung DPRD Kota Malang

Kembali Gelar Aksi, Massa Paksa Masuk ke Dalam Gedung DPRD Kota Malang
IDN Times/ Alfi Ramadana
Share Article

Malang, IDN Times - Tak puas dengan aksi yang mereka lakukan, Senin (23/9). Massa dari berbagai elemen kembali mendatangi gedung DPRD Kota Malang untuk menolak revisi Undang-undang KPK dan RUU yang akan disahkan hari ini.

Ratusan massa yang melakukan aksi di sekitara bundaran Tugu Malang mulai memaksa merangsek ke dalam gedung DPRD, Selasa (24/9). Mereka terus berupaya mendesak aparat keamanan agar diberikan izin masuk ke dalam gedung. Sempat terjadi aksi saling dorong di depan pintu masuk gedung DPRD. 

1. Kericuhan sempat terjadi

Akis mahasiswa di DPRD Kota Malang/IDN Times/ Alfi Ramadana
Akis mahasiswa di DPRD Kota Malang/IDN Times/ Alfi Ramadana

Kericuhan bahkan sempat terjadi beberapa sata setelah massa terus berupaya merangsek masuk ke gedung DPRD. Bahkan Kapolres Malang Kota yang sedari tadi berupaya menenangkan massa tak digubris. Massa terus berteriak sembari berupaya merangsek masuk ke gedung dewan. 

"Revolusi, revolusi, revolusi," teriak massa. 

2. Halau gunakan water canon

IDN Times/ Alfi Ramadana
IDN Times/ Alfi Ramadana

Bahkan polisi harus menggunakan water canon untuk bisa membubarkan kerumunan massa. Sementara Kapolres Malang Kota terus bernegosiasi massa pendemo untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis. 

"Teman-teman pendemo tolong jangan melakukan tindakan yang mencederai niat mulia kalian," ucap AKBP Dony Alexander melalui pengeras suara. 

3. Tiga orang terluka terkena lemparan

IDN Times/ Alfi Ramadana
IDN Times/ Alfi Ramadana

Massa yang tak terima kemudian melakukan lemparan mulai dari botol hingga batu. Bahkan tiga orang menjadi korbn pelemparan. Salah satunya adalah anggota kepolisian yang menderita luka di pelipis bagian kiri karena terkena lemparan. 

4. Massa mulai terkendali

IDN Times/ Alfi Ramadana
IDN Times/ Alfi Ramadana

Setelah sempat memanas massa perlahan mulai kondusif. Meskipun demikian massa masih tetap berkumpul di depan gedung DPRD Kota Malang. Pihak kepolisian masih terus berupaya untuk menenangkan massa agar tak kembali berbuat anarki yang berpotensi merugikan. 

"Tolong teman-teman jangan berbuat anarkis. Jangan berbuat yang mencederai niat muali teman-teman," ucap Kapolres Malang Kota, AKBP Dony Alexander. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More

Milos Cabut dari Persebaya, Tinggalkan Sindiran untuk 'Satu Orang'

01 Jun 2026, 20:31 WIBNews