Kematian IRT di Malang, Polisi Cari Wanita yang Terakhir Temui Korban

Malang, IDN Times - Kematian Ibu Rumah Tangga (IRT) bernana Suni (48) warga Jalan Raya Saptorenggo Gang 9 Nomor 25 RT.3/RW.1, Dusun Bugis Krajan, Desa Saptorenggo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Selasa (16/7/2024) masih menjadi misteri. Satu misteri yang belum terungkap adalah sosok perempuan yang terakhir kali datang ke rumah Suni pada pagi hari sebelum ia ditemukan tewas.
Namun, sosok perempuan ini masih misterius karena warga tidak ada yang mengenalinya. Ia juga menghilang saat Suni ditemukan tewas oleh suaminya, Juwanto, pada pukul 16.00 WIB.
1. Warga melihat sosok perempuan sudah menunggu Suni pulang sejak pagi hari

Ketua RT.3/RW.1, Fresio Sudarmawan mengatakan jika tetangga Suni melihat ada seorang perempuan yang sejak pagi duduk di depan rumah Suni. Saat itu Suni masih bekerja sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) di Desa Ampeldento, Kecamatan Pakis.
"Tetangga itu sempat berbincang dengan tamu perempuan itu. Terus ditanya menunggu siapa, bahkan ditawari duduk di terasya, tapi katanya sudah WA-an sama Bu Suni," terangnya saat dikonfirmasi pada Rabu (17/7/2024).
Suni biasanya pulang dari bekerja sebagai PRT pada pukul 12.00 WIB, tapi pada hari itu ia pulang pukul 10.00 WIB dan bertemu perempuan tersebut di rumahnya. Tapi baik Fresio maupun warga tidak mengenali siapa perempuan tersebut, pasalnya Suni sehari-hari hanya tinggal berdua bersama suaminya, sementara anak mereka ada di Jakarta.
2. Ketua RT sempat menegur teman Suni karena sering bertamu

Meskipun tidak mengenal siapa perempuan ini, Fresio mengatakan ia familiar dengan tamu perempuan ini. Pasalnya ia sering datang ke rumah Suni, dan Fresio beberapa kali menegur Suni dan temannya ini untuk menyerahkan KTP perempuan tersebut karena sangat sering datang ke rumahnya.
"Saya pernah bilang ke temannya (korban) agar ke sini bawa fotokopi KTP atau KK dan lapor ke saya. Soalnya sempat Bu Suni ini bilang ke temannya ini nginap sini saja nggak apa-apa, tapi sama temannya itu dibilangin punya anak dan anaknya sendirian di rumah. Jadi memang sempat ada rencana mau nginap," ujarnya.
3. Polisi masih melacak siapa teman Suni yang terakhir bersamanya ini

Kasatreskrim Polres Malang AKP Gandha Syah Hidayat mengatakan sudah mendapatkan informasi terkait perempuan yang terakhir bertemu Suni. Tapi pihaknya masih belum mengungkapkan identitas perempuan tersebut.
"Semua informasi masih kita dalami. Kami mohon doa agar segera bisa kamu ungkap," pungkasnya.



















