Malang, IDN Times - Perayaan Imlek 2024 tampaknya akan berlangsung sepi di Kota Malang. Pasalnya, beberapa tempat ibadah memilih untuk menyederhanakan perayaan mereka. Salah satunya adalah kelenteng Eng An Kiong yang berada di Jalan RE Martadinata Nomor 1, Kelurahan Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Mereka mengaku tidak akan melakukan perayaan besar-besaran pada 10 Februari 2024 nanti. Pengelola kelenteng memilih perayaan sederhana karena momen tersebut mendekati Pemilu.
Bareng Pemilu, Kelenteng Eng An Kiong Sederhanakan Perayaan Imlek

1. Antisipasi adanya gesekan karena mendatangkan banyak orang
Ketua Yayasan Klenteng Eng An Kiong, Rudi Phan mengatakan jika perayaan Imlek ditiadakan karena hampir berbarengan dengan Pemilu 2024. Ia menilai momen itu bisa rawan gesekan karena mengumpulkan banyak orang.
Oleh karena itu, beberapa kegiatan yang biasanya dilaksanakan secara beramai-ramai harus ditiadakan. Kegiatan tersebut di antaranya gelaran Wayang Potehi, atraksi barongsai, dan perayaan Cap Go Meh.
"Jadi kita hanya melaksanakan sembahyang bersama saja nanti di tanggal 10. Alasannya karena ada masa kampanye pemilu, maka dari pihak kami meniadakan aktivitas seperti rangkaian Cap Go Meh," terangsangnya saat dikonfirmasi pada Rabu (7/2/2024).
2. Meskipun perayaan dilakukan sederhana, Kelenteng Eng An Kiong tetap dibersihkan
Meskipun pelaksanaan Imlek tahun ini akan jauh lebih sepi, Rudi mengatakan jika mereka tetap melakukan perawatan pada Kelenteng Eng An Kiong. Ini dilakukan agar para umat yang datang untuk melakukan sembahyang tetap merasa nyaman.
"Persiapan menjelang Imlek sudah dilakukan sejak seminggu yang lalu dan hampir selesai. Kita sudah bersih-bersih hingga cat ulang agar umat yang datang juga nyaman," jelasnya.
Ia mengatakan jika segala persiapan sudah selesai sejak Selasa (6/2/2024). Sehingga pada Kamis (8/2/2024) dan Jumat (9/2/2024) para pengurus Kelenteng Eng An Kiong bisa libur sebelum memasuki Imlek 2024.
3. Terpantau ratusan lampion telah terpasang di Kelenteng Eng An Kiong
Lebih lanjut, Rudi mengatakan jika tidak hanya melakukan bersih-bersih dan cat ulang. Pihaknya juga memasang berbagai dekorasi di Kelenteng Eng An Kiong. Terpantau ratusan lampion berwarna merah terpasang di halaman klenteng dengan sangat indah.
"Meskipun tidak ada perayaan besar, kita tetap harus membuat umat yang datang bisa merasakan Imlek dengan bahagia. Meskipun tidak seperti tahun-tahun sebelumnya yang meriah," tandasnya.
Terakhir, Rudi berharap agar pada tahun baru Imlek 2575 Kongzili ini kondisi Indonesia tetap kondusif meskipun berada di tahun politik. Sehingga Indonesia bisa mendapatkan pemimpin yang tepat dan mampu membawa keharmonisan antara umat beragama.