Puluhan mahasiswa dari aliansi mahasiswa lintas prodi Universitas Muhammadiyah Madiun, demo kampus. IDN Times/ Istimewa
Sementara itu, Direktur Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Madiun, Ihwan Susila, menerangkan, beberapa prodi sudah diusahakan untuk bisa mendapatkan asesmen.
"Data-data telah kami kirim dan masih berproses. Kemudian dari itu nanti akan dilihat secara langsung, kondisi infrastruktur, SDM dan lain sebagainya," jelasnya.
Selain mendorong memperbanyak kegiatan mahasiswa dan BEM, pihaknya juga terus melakukan pembangunan SDM dengan melibatkan mahasiswa, dosen, dan tenaga pendidik ditengah masa transisi.
"Sekaligus mitra-mitra yang nanti akan bekerja sama dengan Universitas, demi arah yang lebih baik. Kami mengapresiasi apa yang diutarakan para mahasiswa, sebagai upaya kontrol," terangnya.
Dirinya juga mengungkapkan, status akreditasi demi mendukung kepentingan mahasiswa. Kalau universitas tanpa akreditasi berarti tidak ada keabsahan.
“Kami berusaha agar akreditasi semua program studi menjadi lebih baik. Tentu saja kami apresiasi kerja para dosen, termasuk juga kerja para mahasiswa," pungkasnya.