Kambing Kurban Melimpah di Magetan, Harga Turun hingga Rp500 Ribu

- Menjelang Iduladha 2026, populasi kambing dan domba di Magetan melimpah akibat banyak peternak beralih dari sapi pasca wabah PMK, menyebabkan harga turun hingga Rp500 ribu per ekor.
- Harga kambing kurban kini berkisar Rp2,3–Rp3 juta per ekor dengan kenaikan lebih rendah dibanding tahun lalu, sementara harga sapi naik karena stok menurun drastis sejak 2020.
- Disnakkan Magetan memperketat pemeriksaan kesehatan hewan kurban melalui tim medis dan paramedis untuk memastikan kelayakan ternak serta menerbitkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan bagi yang lolos uji.
Magetan, IDN Times – Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, pasar hewan di Kabupaten Magetan mengalami fenomena berbeda. Jika harga sapi terus naik akibat stok terbatas, harga kambing dan domba justru lebih murah karena jumlah ternak melimpah.
1. Populasi kambing dan domba membludak pasca PMK

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Magetan, Nur Haryani, beralasan, banyak peternak beralih memelihara kambing dan domba setelah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
Akibatnya, saat ini terjadi kelebihan populasi ternak kecil di Magetan. Jumlah kambing dan domba siap potong bahkan mencapai lebih dari 50 ribu ekor.
"Pasca PMK banyak peternak beralih ke kambing dan domba. Akibatnya sekarang terjadi kelebihan produksi sehingga harga turun sekitar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu per ekor,” ujarnya, Minggu (10/5/2026).
2. Harga kambing turun, sapi justru makin mahal

Melimpahnya stok membuat harga kambing kurban di Magetan mengalami penyesuaian. Kini harga kambing berada di kisaran Rp2,3 juta hingga Rp3 juta per ekor tergantung ukuran dan jenis ternak.
Pedagang kambing asal Magetan, Solihin, mengatakan kenaikan harga menjelang Idul Adha tahun ini tidak setinggi tahun lalu.
“Kalau sekarang kenaikannya sekitar Rp300 ribu sampai Rp500 ribu saja. Tahun lalu bisa sampai Rp1 juta naiknya,” katanya.
Sementara itu, populasi sapi di Magetan justru mengalami penurunan drastis. Data Disnakkan menunjukkan jumlah sapi potong yang pada 2020 mencapai sekitar 117 ribu ekor kini tinggal 68.900 ekor pada 2025.
Kelangkaan sapi bakalan membuat harga sapi naik hingga sekitar Rp2 juta per ekor.
3. Pemeriksaan kesehatan hewan kurban diperketat

Menjelang Iduladha 2026, Disnakkan Magetan juga memperketat pengawasan kesehatan hewan kurban di pasar hewan maupun lokasi penampungan ternak.
Pemeriksaan rutin dilakukan oleh tim medis dan paramedis kesehatan hewan untuk memastikan ternak sehat dan layak jual. Hewan yang lolos pemeriksaan nantinya akan mendapatkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH).
"Petugas kami selain melakukan vaksinasi PMK juga rutin mengecek kesehatan hewan kurban di titik-titik penjualan,” jelas Nur Haryani.



















