Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep gelar jumpa pers di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat (IDN Times/Yosafat Diva Bayu Wisesa)
Bila Kaesang ingin maju di Pilwali Surabaya, dukungan tergantung pada konstelasi kursi. Saat ini, jumlah kursi partai yang dipimpinnya di Surabaya hanya 5 kursi.
"Kalau di Surabaya, PSI kan 5 kursi. Jadi tergantung pada konstelasi yang ada di Kota Surabaya," ungkap Edy.
Bukan cuma itu, bila Kaesang ingin maju di Pilwali Surabaya, ia juga harus mendapatkan penerimaan dari Koalisi Indonesia Maju (KIM). Sebab, setelah Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, KIM dirasa masih memiliki pengaruh pada Pilkada nanti.
"(Kaesang maju Pilwali Suraba) Juga tergantung penerimaan di partai-partai, terutama di Koalisai Indonesia Maju (KIM), tapi sekali lagi prioritas Kaesang dimana," terangnya.
Bila Kaesang didorong oleh berbagai pihak, Kaesang bisa saja menjadi saingan Eri-Armuji. Apalagi, Surabaya dinilai memiliki pemilih yang rasional.
"Ya mungkin kalau benar-benar didorong dengan pemilih Surabaya yang rasional, pemilih Surabaya golongan atas, ya mungkin bisa bersaing dengan Eri-Armuji," terang dia.