Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kadishub Jatim Akui Aplikator Ojol Melanggar Tarif

Kadishub Jatim Akui Aplikator Ojol Melanggar Tarif
Ribuan driver online menggelar unjuk rasa di depan kantor aplikator di Surabaya. (IDN Times/ Khusnul Hasana).
Share Article

Surabaya, IDN Times - Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur (Jatim), Nyono mengakui bahwa memang ada pelanggaran tarif yang dilakukan oleh pihak aplikator transportasi online. Hal inilah yang menjadi penyebab para driver ojek online (ojol) dan taksi online (taksol) menggelar demonstrasi di Surabaya, Selasa (20/5/2025).

"Persoalannya itu ada pelanggaran tarif yang dilakukan beberapa aplikator, di situ ada bukti-buktinya. Tarifnya itu diturunkan, potongannya juga tinggi," ujarnya saat dikonfirmasi di Gedung Negara Grahadi, Surabaya.

Padahal, kata Nyono, sebenarnya sudah ada Surat Keputusan (SK) Gubernur Jatim mengenai penetapan tarif transportasi online. Untuk roda empat, batas bawahnya Rp3.800 per kilometer (km), batas atasnya Rp6.500 per km, roda dua batas bawahnya Rp2.000 per km, batas atasnya Rp2.500 per km.

"Nanti kita (dorong) kembalikan sesuai SK Gubernur," tegas Nyono.

Nyono menyampaikan bahwa pihaknya hanya bisa mendesak aplikator untuk mentaati SK Gubernur Jatim terkait penyesuaian tarif transportasi online. Pasalnya, Dishub Jatim mengakui kalau tidak dapat memberikan sanksi.

"Kalau sanksi saya tidak bisa. Itu kewenangan pusat, ada surat Dirjen yang dilimpahkan ke gubernur. Kalau saya mengatur masalah tarif," kata Nyono.

"Sementara di SK Gubernur belum ada sanksi. Sebenarnya, sanksi itu yang bisa menutup itu yang memberikan rekomendasi aplikator. Siapa yang memberi rekomendasi itu. Kalau pemblokiran frekuensi kewenangan Komdigi, di daerah harusnya Kominfo dong," pungkasnya.

Share Article
Curated For You

Ribuan Ojol Demo di Surabaya Diwarnai Aksi Sweeping

20 Mei 2025, 11:31 WIBNews
Topics
Editorial Team
Ardiansyah Fajar Syahlillah
Zumrotul Abidin
Ardiansyah Fajar Syahlillah
EditorArdiansyah Fajar Syahlillah

Latest News Jawa Timur

See More