Kabar Baik, Satu Pasien COVID-19 Kota Batu Sembuh

Batu, IDN Times - Satu pasien positif COVID-19 di Kota Batu sembuh. Pasien yang dinyatakan sembuh tersebut merupakan kasus pertama yang muncul di Kota Batu. Hasil swab dari yang bersangkutan sudah keluar dan pasien tersebut dinyatakan sembuh. Kini Kota Batu masih merawat satu pasien positif COVID-19 di ruang isolasi RS Karsa Husada.
1. Jadi motivasi bagi pasien lain
Berita kesembuhan tersebut disambut bahagia oleh Juru Bicara Satgas COVID-19 Kota Batu, M Chori. Ia menyebutkan bahwa kesembuhan tersebut menjadi motivasi positif bagi pasien lain yang saat ini masih dirawat. Motivasi tersebut berupa suntikan semangat bahwa virus corona bisa disembuhkan. Apalagi, saat ini satu pasien yang sembuh tersebut sudah pulang ke rumahnya.
"Saat ini pasien bersangkutan sudah pulang," ucapnya Senin (13/4).
2. Pasien kedua kondisinya semakin baik

Lebih jauh, untuk pasien confirm kedua saat ini kondisinya semakin baik. Pasien bersangkutan saat ini masih harus menjalani perawatan di ruang isolasi RS Karsa Husada. Petugas juga sudah melakukan tes swab yang kedua untuk mengetahui kondisi dari pasien tersebut. Sampel hasil swab juga sudah dikirim ke Litbangkes untuk dilakukan pengujian.
"Tes swab yang ke dua sudah dilakukan dan dikirim kemarin. Saat ini kondisi pasien kedua sudah semakin baik dan stabil," imbuhnya.
3. Bantuan sosial sudah mulai didistribusikan

Sementara itu, Chori menyebut untuk bantuan sosial yang diberikan Pemkot Batu bakal segera disalurkan. Saat ini tim Satgas COVID-19 sedang menginventarisasi data.
"Pembagian atau penyaluran warga terdampak seperti sudah kami sampaikan sebelumnya tergantung kesiapan data dari desa / kelurahan. Target kami mulai minggu depan sudah mulai penyaluran bagi warga terdampak," jelasnya.
4. Hasil tracing pasien ke dua negatif

Di sisi lain, hasil tracing dari pasien posotif kedua sudah dilakukan oleh Satgas Covid-19 Kota Batu. Sejauh ini hasilnya negatif untuk beberapa pihak yang diduga sempat terlibat kontak erat dengan pasien. Namun demikian, mereka yang sempat terlibat kontak erat dengan pasien positif COVID-19 diminta untuk melakulan isolasi mandiri selama 14 hari.
"Sesuai hasil rapid test-nya negatif. Tapi tetap harus isolasi mandiri 14 hari," tandasnya.



















