Surabaya, IDN Times - Presiden RI Joko "Jokowi" Widodo memberikan waktu dua pekan bagi Jawa Timur untuk mengendalikan penularan COVID-19. Namun rasanya, permintaan tersebut gagal dikabulkan lantaran kondisi kasus COVID-19 yang tetap parah.
"Pak Presiden pernah berkunjung ke Jatim. Kita diminta dalam dua minggu bisa mengendalikan penambahan kasus. Tapi rasanya ini masih terus naik kasusnya," ujar Ketua Rumpun Kuratif Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Jatim dr Joni Wahyuhadi saat webinar yang diselenggarakan oleh Ikatan Alumni Universitas Airlangga, Senin (6/7/2020).
