Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jatah Pupuk Subsidi Jatim Bertambah, Distribusi Baru 16 Persen

Jatah Pupuk Subsidi Jatim Bertambah, Distribusi Baru 16 Persen
Ilustrasi gudang pupuk bersubsidi. (Pupuk Indonesia)
Share Article

Surabaya, IDN Times - Kuota pupuk bersubsidi di Jawa Timur (Jatim) dipastikan bertambah, dari semula dialokasikan sebanyak 963.847 ton, menjadi 1.920.074 ton. Hal itu tertera dalam Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) 249/KPTS/SR320/04/2024.

1. Alokasi buat Jatim naik karena jatah nasional meningkat

ilustrasi pupuk tanaman (pexels.com/Teona Swift)
ilustrasi pupuk tanaman (pexels.com/Teona Swift)

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim, Dydik Rudy Prasetya mengatakan, penambahan alokasi pupuk bersubsidi untuk petani Jatim tak lepas dari naiknya kuota secara nasional. Dari 4,7juta ton, kuota pupuk naik dua kali lipat menjadi 9,55 juta ton. 

"Kami berharap ini bisa meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya, Kamis (16/5/2024).

Rudy menyebut jika Jatim pantas mendapatkan tambahan kuota. Itu karena posisinya sebagai lumbung pangan nasional. Acuannya produksi padi sepanjang Januari - Desember 2023 mencapai sekitar 9,71 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

2. Segera didistribusikan ke 3,4 juta petani

ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/Spt
ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/Spt

Berdasarkan data, alokasi untuk Jatim sebesar 1.920.074 ton tersebut akan disalurkan kepada 3,4 juta petani di seluruh Jawa Timur. Alokasi subsidi pupuk untuk Jatim terdiri dari pupuk urea sebesar 981.730 ton. Jumlah pupuk urea ini meningkat dari sebelumnya 574.347 ton.

Kemudian, alokasi pupuk subsisi untuk jenis NPK sebesar 832.370 ton atau meningkat dari sebelumnya 389.357 ton. Lalu NPK Formula Khusus sebesar 986 ton atau meningkat dari sebelumnya 143 ton, dan pupuk organik sebesar 104.998 ton.

3. Saat ini pendistribusian baru 16 persen

Pupuk subsidi yang siap didistribusikan ke kios resmi. (dok. Pupuk Indonesia)
Pupuk subsidi yang siap didistribusikan ke kios resmi. (dok. Pupuk Indonesia)

Per 10 Mei 2024, stok pupuk bersubsidi secara nasional tercatat 2,1 juta ton atau mencapai 222 persen dari ketentuan minimum yang ditetapkan. Sementara stok yang tersedia di Jatim tercatat 189.666 ton atau mencapai 535 persen dari ketentuan stok minimum.

Rudy tak menampik bahwa kekurangan pupuk bersubsidi memang masih kurang. Sebab usulan untuk musim tanam tahun 2024 terkait kebutuhan pupuk bersubsidi petani sebanyak 2.418.491 ton. 

Saat ini, lanjut Rudy, distribusi pupuk bersubsidi terus berjalan. Hingga pertengahan Mei, penyalurannya sudah mencapai 16 persen dari kuota 1.920.074 ton. “Distribusi berjalan lancar,” kata Dydik.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Zumrotul Abidin
EditorZumrotul Abidin

Latest News Jawa Timur

See More

Bayi Laki-Laki Dalam Kardus Ditemukan Warga Tulungagung

21 Mei 2026, 17:23 WIBNews