Sidoarjo, IDN Times - Jalan rusak di Dusun Keling, Desa Jumputrejo, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo menjadi sorotan warga. Alhasil, warga setempat menanami jalanan yang bolong itu dengan pohon pisang.
Jalan Rusak Parah, Disindir Komedian hingga Ditanami Pisang

1. Komedian sindir jalan setempat memang dikonsep atlas 3D
Rusaknya jalanan di sana juga sempat diviralkan oleh seorang Komedian, Pepeng. Dia sempat membuat konten review Jalan Beciro, Jumputrejo. Dalam video review yang diunggah di Instagramnya @pep3ng, tampak jalanan yang aspalnya sudah mengelupas.
"Jalan Beciro iki koyok jahitan klambi sing mok gawe 20 tahun, brodol kabeh (Jalan Beciro kayak jahitan baju yang dipakai 20 tahun, rusak semua)," ujar Pepeng dalam video.
Pepeng sempat menyindir jalanan di sini memang dikonsep seperti atlas tapi bentuknya tiga dimensi 3D. Kemudian dia juga menyeletuk kalau jalan di sini ada yang hilang dengan menunjukkan lubang jalan yang menganga. Ditambah lagi ada pisang yang ditanam oleh warga setempat di lubang jalan.
2. Warga protes tanami pisang, bikin tulisan serta viralkan video
Selain itu, masih di kawasan Jumputrejo juga beredar viral video yang direkam oleh warga setempat. Video berdurasi 1 menit lebih yang disertai suara warga tersebut menunjukkan kerusakan jalan dan aksi penanaman pohon pisang.
"Halo Pak Bupati, ini Dusun Keling Desa Jumputrejo, Sukodono, Sidoarjo jalannya sangat rusak sekali. Sama warga semua ditanami pisang. Ayo lihat sini pak Bupati, Monggo. Kesini monggo dicek pak Bupati nggih. Terimakasih," ucap suara dalam video tersebut.
Bukan hanya menanam pohon pisang, warga menyatakan siap dukung capres yang bisa memperbaiki jalan. "Siap dukung RI yang bisa perbaiki jalan Keling," tulis warga yang dicantolkan di pohon pisang. Mereka juga protes terkait pajak. "Pajek telat didendo. Jalan rusak dijarno. Selamat datang di kebon pisang," tulisnya lagi.
3. Pihak RT sudah ajukan perbaikan tapi belum ditangani
Ketua RT14/RW04 Dusun Keling Desa Jumputrejo, Sukodono, Sahlan mengakui bahwa video yang viral itu terjadi di wilayahnya. Sahlan mengungkapkan, aksi penanaman pohon pisang di Jalan Raya Keling di Desa Jumputrejo, Sukodono itu dilakukan lantara warga kesal.
"Jalan rusak di Dusun Keling sudah bertahun-tahun. Di dusun kami sering banjir jalannya. Di situ cuma tambal sulam saja dan sampai parah saat ini belum ada tindakan," ujarnya, Rabu (10/5/2023).
Sahlan menegaskan, sejauh ini warga sudah mengajukan perbaikan ke pemerintah. Namun tidak ada realisasi. "Pengajuan katanya instansi desa katanya sudah. Tapi bertahun-tahun kok gak ada realisasi," kata dia.
"Sehingga warga mengeluh dengan kondisi jalan. Kalau hujan banjir sekalian. Sudah lubang, banjir sekalian, banyak yang jatuh pengendara sepeda," pungkas dia.