Hutan Merapi Ungup-ungup Kebakaran, Pemadaman Cuma Bisa Lewat Udara

Banyuwangi, IDN Times - Kawasan hutan Gunung Merapi Ungup-ungup di Banyuwangi, Jawa Timur, terbakar. Menurut laporan yang diterima IDN Times, kebakaran mencakup luasan sekitar 10 hektare di blok Kalibendo dan sekitarnya.
1. Pemadaman via darat mustahil dilakukan

Menurut laporan BPBD Banyuwangi, upaya pemadaman via darat mustahil untuk dilakukan. Ini karena titik api yang membakar hutan berada di sekitaran puncak gunung. Sementara lokasi tersebut mustahil dijangkau menggunakan jalur darat.
"Untuk pemadaman api tidak dapat dilakukan secara manual atau menggunakan jalur darat. Pemadaman mungkin dilakukan menggunakan helikopter," kata Sekretaris BPBD Banyuwangi, Mujito, saat dikonfirmasi pada Sabtu (12/8/2023).
2. Hanya bisa dilakukan pemantauan visual

Disisi lain, secara geografis untuk menuju lokasi harus melalui medan yang sulit dengan dominasi tebing tinggi dan jurang. Pengecekan langsung ke lokasi dinilai cukup berbahaya. Mujito menyebut, untuk menuju ke lokasi saja membutuhkan waktu paling cepat 8 jam dengan berjalan kaki.
"Sementara dilakukan pemantauan dari wilayah perkebunan Kaliklatak Kalipuro. Karena perjalanan menuju ke titik api sangat jauh. Perkiraan bisa lebih dari 8 jam," ungkapnya.
3. Api sudah sedikit padam

Mujito menyebut, hingga berita ini ditulis, api yang membakar kawasan Gunung Merapi Ungup-ungup Banyuwangi sudah hampir padam. Terpantau dari peta titik panas BMKG Banyuwangi, nyala api yang ditandai dengan warna merah sudah jauh berkurang dari hari sebelumnya.
"Hari ini sudah mulai mereda dibandingkan dengan kemarin. Kemarin masih banyak yang merah, sekarang sudah kuning," katanya.



















