Hujan Deras di Ngawi Sebabkan Banjir dan Longsor

Ngawi, IDN Times - Hujan deras yang berlangsung lama di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, pada Minggu (25/02/2024) sore hingga malam ini mengakibatkan tanah longsor dan banjir di beberapa lokasi. Banjir menggenangi akses jalan, rumah warga, dan sebuah pondok pesantren.
1. Di ponpes Ar-Ruqiah tinggi banjir selutut orang dewasa

Seperti pada foto di atas menunjukkan air hujan deras menggenangi wilayah Ngawi sejak pukul 16.00 WIB hingga 19.00 WIB. Lokasi terparah terjadi pada Pondok Pesantren Ar-Ruqiah di Desa Walikukun, Kecamatan Widodaren.
Menurut Anang Sastro pengasuh ponpes, genangan banjir setinggi lutut orang dewasa dan menggenangi masjid, lapangan futsal, ruang kelas taman kanak-kanak, dan akses jalan di sekitar ponpes.
"Air naik terus sejak sore hingga ke jalan-jalan. Banjir kiriman dari atas menggenangi masjid, lapangan futsal, dan ruang kelas," katannya.
Banjir kiriman ini, lanjutnya berasal dari sungai di lereng Gunung Lawu di Ngawi yang tidak kuat menampung curah hujan tinggi.
Selain menggenangi ponpes, air banjir juga menggenangi 4 rumah warga di Desa Tambakboyo, Kecamatan Mantingan, Ngawi.
2. Hujan deras juga sebabkan tanah longsor

Tidak hanya banjir, hujan deras juga mengakibatkan tanah longsor di empat titik pada Desa Pocol, Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi.
Petugas dari BPBD Kabupaten Ngawi masih melakukan asesment di lokasi banjir dan tanah longsor. Rencananya pada Senin pagi, petugas bersama relawan dan warga akan membersihkan material longsor yang menutup akses jalan warga.
"Hujan dari sore mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Banjir terjadi di Walikukun dan Tambakboyo, hasil asesmen ada empat rumah dan satu pondok pesantren. Sedangkan untuk tanah longsor berada di Kecamatan Sine," terang Partoyo, petugas dari BPBD Ngawi.
3. Pasutri pengendara motor sempat terseret banjir

Hujan deras menyebabkan banjir menggenangi akses jalan, rumah warga, dan pondok pesantren. Kemudian 4 rumah warga di Desa Tambakboyo terendam banjir.
"Longsor terjadi di 4 titik di Desa Pocol. Mengingat kondisi gelas, kami baru melakukan asesment di lokasi bencana. Untuk pembersihan material longsor baru akan kita lakukan besok pagi demi keselamatan semuanya," Partoyo memungkasi.
Terakhir ditambahkannya, dua pengendara motor berboncengan sempat terserat arus namun berhasil selamat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Total kerugian masih dalam pendataan BPBD Ngawi.



















