Hewan Kurban di Tulungagung Melimpah Jelang Idul Adha

Tulungagung, IDN Times - Lalu lintas perdagangan hewan kurban di sejumlah pasar hewan di Tulungagung mulai mengalami kenaikan. Meskipun begitu para pedagang mengaku penjualan hewan kurban masih normal, mereka memprediksi permintaan hewan kurban akan meningkat seminggu menjelang Hari Raya Idul Adha.
1. Penjualan diprediksi meningkat sepekan menjelang Idul Adha

Salah seorang penjual hewan kurban di Pasar Hewan Terpadu, Supriadi mengaku belum ada lonjakan permintaan konsumen. Saat ini penjualan masih normal di mana masyarakat biasanya membeli hewan kurban jelang perayaan Hari Raya Idul Adha.
"Untuk harganya mulai mengalami sedikit kenaikan, tapi permintaan konsumen masih landai," ujarnya, Senin (03/06/2024).
2. Hewan kurban penuhi permintaan luar kota

Sementara itu, Kabid Keswan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Tulungagung, Tutus Sumaryani mengatakan, ketersediaan hewan kurban di Tulungagung dipastikan aman. Berdasarkan data, jumlah populasi hewan sapi potong di Tulungagung mencapai 123.138 ekor. Sedangkan untuk hewan kambing populasinya 169.154 ekor.
"Ketersediaan hewan kurban masih aman. Bahkan hewan kurban banyak yang keluar daerah untuk memenuhi permintaan, adapun persediaan sapi untuk kurban 12.314 ekor dan kambing 25.373 ekor," terangnya.
3. Harga mulai mengalami kenaikan

Saat disinggung mengenai kenaikan harga hewan kurban, Tutus menerangkan dari hasil pantauan pasar saat ini harga sapi mencapai Rp55 ribu per kilogram atau penghitungan berat hidup sapi. Sebelumnya harganya berkisar Rp48 ribu per kilogram berat hidup. Sedangkan untuk kambing kenaikan ditentukan oleh pedagang.
"Memang harganya ada sedikit kenaikan dari hasil pantauan kami di lapangan," pungkasnya.
















