Magetan, IDN Times – Ratusan peternak ayam petelur di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang menghadapi masa sulit. Harga telur yang terus merosot di tengah lesunya permintaan pasar membuat hasil produksi menumpuk di gudang. Di saat yang sama, harga pakan ternak justru mengalami kenaikan tajam sehingga menambah beban biaya produksi.
Kondisi tersebut dirasakan hampir seluruh peternak ayam petelur di Magetan dalam dua bulan terakhir. Di Desa Buluharjo, Kecamatan Plaosan, misalnya, gudang-gudang peternak dipenuhi tumpukan telur yang belum terjual. Stok yang mengendap bahkan mencapai 1 hingga 2 ton per peternak.
Para peternak mengaku kesulitan memasarkan telur karena rendahnya serapan pasar. Jika dalam waktu sepekan tidak ada pembeli, mereka terpaksa menjual telur dengan harga murah agar tidak membusuk di gudang.
"Keadaan peternak sekarang hancur. Telur menumpuk dan tidak bisa keluar, sementara harga pakan terus naik," ujar Agung Pambudi, salah satu peternak, Rabu (24/6/2026).
