Magetan, IDN Times - Harga gabah di Kabupaten Magetan, Jawa Timur, sedang berada di level tinggi. Gabah kering giling (GKG) kini nyaris menembus Rp9 ribu per kilogram.
Kenaikan harga tersebut menjadi berkah bagi petani. Namun di balik itu, kondisi ini juga bisa menjadi alarm bagi ketahanan pangan. Sebab, harga tinggi terjadi ketika hasil panen sejumlah petani justru menurun akibat kemarau dan serangan hama.
Saat ini, panen baru berlangsung di sejumlah wilayah, seperti Kecamatan Barat dan Kartoharjo. Di Desa Karangmojo, Kecamatan Kartoharjo, sejumlah petani mulai memanen padi yang mereka tanam.
Ahmad (50), petani setempat, mengatakan harga gabah basah saat ini berada di kisaran Rp7.900 per kilogram. Harga tersebut naik dibandingkan musim tanam sebelumnya yang hanya sekitar Rp7.500 per kilogram.
Sementara untuk gabah kering giling, harganya sudah mencapai Rp8.900 per kilogram. Bahkan, ada gabah yang dibeli hingga Rp9 ribu per kilogram.
"Alhamdulillah ya, meski tanaman padi kurang bagus saat ini akibat hama, harganya bagus. Artinya masih ada sisa lebih untuk petani," kata Ahmad, Minggu (17/8/2026).
