Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Harga Beras Turun Tipis, Telur dan Daging Ayam di Magetan Meroket

Harga Beras Turun Tipis, Telur dan Daging Ayam di Magetan Meroket
Harga daging ayam di pasar Sayur Magetan tembus diharga Rp40 ribu per kilogram. IDN Times/ Riyanto
Share Article

Magetan, IDN Times - Harga beras di Kabupaten Magetan turun tipis jelang bulan puasa. Namun, harga telur dan daging ayam justru tak terbendung, harganya terus meroket.  Untuk beras medium di pasar Sayur harganya turun, namun tidak sampai Rp500 per kilogramnya. Sementara, daging ayam Rp40 ribu dan telor Rp30 ribu per kilogram hari ini, Sabtu (09/03/2024).

1. Harga beras medium turun Rp300 perak

Harga beras turun Rp300 perak di pasar Sayur Magetan. IDN Times/ Riyanto
Harga beras turun Rp300 perak di pasar Sayur Magetan. IDN Times/ Riyanto

Menurut pedagang sembako, Ook Cahyadi, harga beras medium yang sebelumnya ia jual Rp15 ribu turun menjadi Rp14.700 per kilogramnya. Sedangkan untuk harga beras premium tidak turun, tetap, Rp17 ribu hingga Rp20 ribu per kilogramnya. 

"Beras kualitas medium turun dikit sekitar tiga hari ini, premium tetap. Yang naik harga lauk pauk, seperti daging ayam dan telur," terangnya.

Harga telur ayam dari sebelumnya, Rp23.500 per kilogram terus menanjak, hari ini Rp30 ribu per kilogramnya. "Biasa, setiap jelang ramadan kebutuhan pokok naik ya. Ini termasuk tinggi naiknya padahal belum masuk puasa. Dimungkinkan masih akan naik lagi," kata Ook.

2. Penyebab harga daging ayam naik adalah permintaan

Harga daging ayam di pasar sayur Magetan dijual Rp40 ribu perkilogram. IDN Times/ Riyanto
Harga daging ayam di pasar sayur Magetan dijual Rp40 ribu perkilogram. IDN Times/ Riyanto

Menurut Hartini, mahalnya daging ayam saat ini akibat permintaan banyak, banyak warga mengelar hajatan jelang bulan suci. Sedang stok ayam sendiri dari pabrikan sedikit. 

"Naiknya tiap hari Rp2000, sebelumnya, harga daging ayam potong Rp34 ribu. Terus naik-naik, Rp35 ribu, Rp37 dan hari ini sudah Rp40 ribu per kilogramnya," kata Hartini.


Hartini, memprediksi harga ayam potong akan terus naik pada Ramadhan nanti. Bisa di atas Rp45 ribu per kilogram seperti ramadan tahun lalu. Mahalnya harga daging ayam tidak serta merta membuat Hartini enak berjualan. Justru ia mengaku penjualannya menurun. Masyarakat yang sebelumnya membeli dalam jumlah banyak memilih menguranginya. "Biasanya satu kilogram, kini setengah saja. Yang biasanya 10 kilogram untuk rumah makan, tinggal 7 kilogram saja. Ya itu karena mahal," bebernya.

3. Penyebab harga telur ayam naik

Harga telur ayam di pasar Sayur Magetan tembus Rp30 ribu per kilogramnya. IDN Times/ Riyanto
Harga telur ayam di pasar Sayur Magetan tembus Rp30 ribu per kilogramnya. IDN Times/ Riyanto

Sementara penyebab kenaikan harga telur ayam menurut pedagang juga akibat permintaan meningkat jelang bulan Ramadan. Mereka menyebut banyak warga beli dalam jumlah banyak karena hajatan. 


Kenaikan harga telur dan daging ayam ini memberatkan masyarakat khususnya para ibu-ibu rumah tangga. "Sekarang beli ayam jadi mikir-mikir, harganya mahal," kata Ani salah seorang pembeli.  Ani dan warga lainnya berharap pemerintah dapat segera turun tangan untuk mengatasi kenaikan harga-harga jelang bulan Ramadan yang kurang dua hari ini. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Faiz Nashrillah
EditorFaiz Nashrillah

Latest News Jawa Timur

See More

Viral Pocong, Plh Wali Kota Surabaya: Lebokno Botol Rek!

31 Mei 2026, 20:15 WIBNews