Malang, IDN Times - Gunung Bromo dilaporkan mengalami kenaikan aktivitas vulkanik sejak Kamis (5/11/2026) sore. Terpantau gunung setinggi 2.329 meter di atas permukaan laut (mdpl) ini beberapa kali memuntahkan guguran abu vulkanik dan awan panas.
Gunung Bromo Erupsi, Wisata Masih Dibuka
Take a Deeper Read
1. BB TNBTS tetap membuka akses wisata Gunung Bromor
Kepala Balai Besar (BB) Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Rudijanta Tjahja Nugraha membenarkan jika Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah menaikkan status Gunung Bromo menjadi Level II (Waspada). Meskipun demikian, Rudijanta menyampaikan jika aktivitas wisata di Gunung Bromo masih tetap dibuka dengan batasan-batasan yang telah ditentukan.
"Iya (masih dibuka), kalau himbauan kita tentunya tetap bawa taati aturan-aturan yang saya berikan, karena semua kan tentunya demi keselamatan bersama. Tentunya kita juga akan melakukan pantau di lapangan untuk memastikan itu semua berjalan dengan baik," terangnya pada Sabtu (7/11/2026).
Rudi menyampaikan jika mereka telah belajar banyak dari peningkatan status Gunung Semeru yang naik menjadi Level III (Siaga), yang mana jalur pendakian masih dibuka sampai Ranu Kumbolo. Tapi BB TNBTS melarang para pendaki untuk naik sampai puncak Mahameru.
2. Langkah yang dilakukan BB TNBTS untuk mengamankan wisatawan
Rudi menyampaikan kalau pihaknya akan menggunakan rekomendasi yang dikeluarkan PVMBG selaku institusi yang memiliki peran pengawasan aktivitas kegunung apian. Dari rekomendasi ini, kemudian BB TNBTS melakukan langkah-langkah di lapangan seperti sosialisasi ke pengunjung terkait jarak aman di kawasan Gunung Bromo. Aturan juga akan dipertegas dengan menempatkan petugas-petugas di lapangan, termasuk bersinergi dengan aparat dari Polsek dan Koramil.
"Mulai kemarin pagi ini mereka sudah stand by di sana untuk memperkuat pengamanan lokasi-lokasi batas aman yang diperkenalkan, sambil kita terus memantau perubahan yang terjadi. Tapi sampai saat ini yang perlu kami sampaikan, belum ada perubahan status dari aktivitas Gunung Bromo sebagaimana rekomendasi dari PVMBG (masih Level II)," jelasnya.
3. Batas aman mendekati Gunung Bromo saat ini adalah 1 kilometer
Lebih lanjut, Rudi juga menyampaikan kalau Batas aman untuk mendekati Gunung Bromo adalah radius 1 kilometer dari puncak. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat, pedagang, wisatawan, dan pengelola jasa wisata untuk tidak nekat mendekati Gunung Bromo lebih dari itu.
"Ada titik aman yang di dalam rekomendasi jelas 1 kilometer dari puncak, dan di lapangan secara fisik sudah ada tandanya. Itu yang kadang-kadang pengunjung kan menandai yang foto di pasti itu batas-batas aman," pungkasnya.