Belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan predator tersebut hingga nekat turun gunung dan keluar dari hutan. Padahal, jarak dari ladang warga ke perbatasan hutan terdekat cukup jauh.
"Agak jauh dari hutan. Sudah seminggu ini kita mendapatkan laporan. Macan tutul yang terakhir bertemu warga itu berukuran besar," kata Toni.
Untuk sementara ini, warga yang bermukim di lereng Gunung Raung diminta untuk tetap waspada. Warga diimbau agar tidak pergi seorang diri saat beraktivitas di ladang. Terutama yang lokasi berdekatan dengan hutan Gunung Raung.
"Kita sosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati. Meskipun meresahkan, namun warga dilarang keras memburu satwa tersebut," ungkap Toni.