Magetan, IDN Times – Harga gabah yang terus merangkak naik pada musim panen kedua tahun 2026 membawa dampak besar bagi petani di Kabupaten Magetan. Jika sebelumnya banyak petani berencana menanam jagung atau palawija saat musim tanam ketiga, kini mereka justru berbondong-bondong kembali memilih padi.
Harga Gabah Kering Giling (GKG) yang mencapai Rp8.600 hingga nyaris Rp9.000 per kilogram dinilai masih mampu memberikan keuntungan lebih besar meski biaya produksi dan pengairan meningkat selama musim kemarau. Berikut tiga alasan mengapa petani Magetan ramai-ramai kembali menanam padi:
