Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Dugaan Perempuan Bunuh Diri di Jembatan Malang, Ada yang Janggal

Dugaan Perempuan Bunuh Diri di Jembatan Malang, Ada yang Janggal
Ilustrasi jenazah (IDN Times/Mardya Shakti)
Share Article

Malang, IDN Times - Warga Kota Malang digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan di Jembatan Tunggulmas Kelurahan Tunggulwulung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada Senin (6/5/2024) malam. Mayat tersebut adalah A (19) warga Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Polisi menduga jika kematian korban adalah disebabkan bunuh diri dengan melompat dari atas jembatan. Tapi kesimpulan ini menimbulkan pertanyaan baru apakah korban benar-benar bunuh diri atau dibunuh.

1. Polisi tidak menemukan bercak darah di sekitar TKP

Proses evakuasi jenazah perempuan diduga bunuh diri di Jembatan Tunggulmas, Kota Malang. (Dok. Polsek Lowokwaru)
Proses evakuasi jenazah perempuan diduga bunuh diri di Jembatan Tunggulmas, Kota Malang. (Dok. Polsek Lowokwaru)

Kapolsek Lowokwaru, Kompol Anton Widodo mengatakan ada keanehan dari kondisi jenazah korban. Jika korban memang melompat dari atas jembatan yang memiliki ketinggian 20 meter, seharusnya ada bercak darah di TKP korban mendarat. Tapi polisi tidak menemukan bekas darah di sekitar korban tergeletak.

"Kita hanya menemukan adanya busa di sekitar mulut. Tidak ada bercak darah di tubuh korban maupun di sekitar TKP," terangnya saat dikonfirmasi pada Selasa (7/5/2024).

Saat ditemukan, korban sendiri memakai jaket warna coklat krem, celana hitam, dan satu sepatu sebelah kiri. Sepatu sebelah kanan tidak ditemukan di sekitar TKP.

2. Polisi mengatakan jika ada kemungkinan korban hanya mengalami pendarahan dalam

Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)
Kapolsek Lowokwaru, AKP Anton Widodo. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Anton mengatakan jika dari hasil pemeriksaan forensik sementara, bisa jadi jenazah A mengalami pendarahan dalam. Ini bisa terjadi jika bukan kepala dulu yang menbentur dasar plester di bawah jembatan.

"Kalau dari hasil koordinasi dengan dokter forensik, jika pendarahan itu terjadi dalam tubuh, dia tidak akan mengeluarkan darah itu di luar. Sehingga kalau betul-betul jatuh, tapi tumpuannya itu tidak langsung di kepala yang langsung membentur ke dasar lantai itu. Bisa jadi kondisi badan dulu yang satu, tapi nanti ini sambil menunggu pihak keluarga datang," jelasnya.

3. Polisi belum memastikan apakah A merupakan korban pembunuhan atau bunuh diri

Proses evakuasi jenazah perempuan diduga bunuh diri di Jembatan Tunggulmas, Kota Malang. (Dok. Polsek Lowokwaru)
Proses evakuasi jenazah perempuan diduga bunuh diri di Jembatan Tunggulmas, Kota Malang. (Dok. Polsek Lowokwaru)

Lebih lanjut, Anton belum bisa memastikan apakah A merupakan korban pembunuhan atau bunuh diri. Pasalnya ia masih menunggu pihak keluarga datang ke Malang, sehingga bisa dimintai keterangan.

"Kita menunggu dari pihak keluarga untuk menentukan apakah nanti dari pihak keluarga dia bersedia untuk dilakukan autopsi atau tidak. Kalau tidak, nanti hanya cukup keterangan dari luar," tandasnya. Anton juga menyampaikan jika A ternyata datang ke Malang untuk berlibur. Ini diketahui setelah polisi melakukan penggeledahan di hotel tempat korban menginap.

Share Article
Curated For You

Ngeri! Warga Malang Temukan 9 Buah Mortir saat Bersih-bersih

07 Mei 2024, 10:56 WIBNews
Topics
Editorial Team
Rizal Adhi Pratama
EditorRizal Adhi Pratama

Latest News Jawa Timur

See More