Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
DLH Ungkap Sungai Surabaya Berbusa Terkait Kebakaran PT Wings
Kondisi air Kali Surabaya yang berbusa. Dok. Istimewa.
  • DLH Jawa Timur menyatakan busa di sungai Surabaya berkaitan dengan kebakaran gudang PT Wings Surya, berdasarkan penelusuran tim gabungan terhadap dampaknya pada badan air.
  • PT Wings Surya akan membersihkan bangkai ikan dari muara Kali Tengah hingga Pintu Air Jagir serta berkoordinasi dengan sejumlah instansi untuk memulihkan kualitas air Kali Surabaya.
  • Perusahaan diwajibkan melepas bibit ikan endemik dan melaporkan pemulihan mingguan; DLH juga menunggu hasil laboratorium serta menjadwalkan pengawasan kepatuhan lingkungan September 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Rabu (9/9/2026)

DLH Jatim menyimpulkan busa di sungai Surabaya berkaitan dengan kebakaran gudang PT Wings Surya. Perusahaan menyatakan siap mendukung pemulihan Kali Surabaya.

paling lambat Kamis besok

PT Wings Surya akan berkoordinasi dengan PJT I, PDAM Kota Surabaya, DLH Jatim, dan DLH Kabupaten Gresik untuk membahas pemulihan kualitas air Kali Surabaya.

pekan kedua September 2026

DLH Kabupaten Gresik akan mengawasi kepatuhan lingkungan PT Wings Surya sebagai tindak lanjut verifikasi lapangan.

setiap satu minggu

PT Wings Surya diwajibkan melaporkan perkembangan pemulihan kepada DLH Kabupaten Gresik, dengan tembusan kepada instansi terkait.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    DLH Jawa Timur menyatakan busa di sungai wilayah Surabaya berkaitan dengan kebakaran gudang PT Wings Surya. Pemulihan Kali Surabaya mencakup pembersihan bangkai ikan dan perbaikan ekosistem.
  • Who?
    DLH Jawa Timur, PT Wings Surya, konsorsium Lingkungan Hidup, PJT I, PDAM Kota Surabaya, DLH Kabupaten Gresik, DLH Kota Surabaya, dan BBWS Brantas terlibat dalam penanganan.
  • Where?
    Penanganan dilakukan di Kali Surabaya, termasuk bentang aliran dari muara Kali Tengah hingga Pintu Air Jagir, di wilayah Surabaya dan Gresik.
  • When?
    Kesimpulan DLH Jatim disampaikan Rabu, 9 September 2026. Koordinasi pemulihan ditargetkan paling lambat Kamis berikutnya, sedangkan pengawasan dijadwalkan pada pekan kedua September 2026.
  • Why?
    Langkah pemulihan dilakukan setelah penelusuran tim gabungan mengaitkan busa sungai dan dampak terhadap badan air dengan kebakaran gudang PT Wings Surya.
  • How?
    PT Wings Surya akan membersihkan bangkai ikan, menyiapkan pelepasan bibit ikan endemik, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta melaporkan perkembangan mingguan. Hasil uji laboratorium masih menunggu informasi lebih lanjut.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Sungai Surabaya jadi berbusa setelah gudang PT Wings Surya terbakar. Ada ikan mati di sungai juga. PT Wings Surya akan membantu membersihkan ikan mati dan memperbaiki sungai. Mereka juga akan melepas anak ikan. Orang-orang dari lingkungan hidup masih mengecek air sungai di laboratorium.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Terungkapnya penyebab sungai berbusa membuka ruang bagi penanganan yang lebih terarah di Kali Surabaya. Kesediaan perusahaan mendukung pembersihan, pemulihan kualitas air, dan pelepasan bibit ikan, disertai pemantauan rutin serta koordinasi lintas lembaga, menunjukkan proses pemulihan diarahkan secara terukur sambil menunggu penguatan hasil laboratorium.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Misteri sungai berbusa di wilayah Surabaya akhirnya terungkap. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Timur (Jatim) menyatakan kondisi tersebut berkaitan dengan kebakaran gudang PT Wings Surya. Dampaknya tidak hanya memicu munculnya busa di aliran sungai, tetapi juga mendorong langkah pemulihan ekosistem Kali Surabaya, termasuk penanganan bangkai ikan yang ditemukan di sepanjang aliran sungai.

Kepala DLH Jatim Nurkholis mengatakan kesimpulan tersebut diperoleh setelah tim gabungan melakukan penelusuran terhadap dampak kebakaran gudang PT Wings Surya terhadap badan air di wilayah Surabaya. “Dalam koordinasi penanganan, PT Wings Surya menyatakan kesediaannya untuk mendukung upaya pemulihan Kali Surabaya,” ujarnya dikonfirmasi, Rabu (9/9/2026).

Sebagai tindak lanjut, PT Wings Surya akan bekerja sama dengan konsorsium Lingkungan Hidup untuk melakukan penyisiran dan pembersihan bangkai ikan di sepanjang Kali Surabaya. Area penanganan membentang dari muara Kali Tengah hingga Pintu Air Jagir.

Nurkholis mengatakan PT Wings Surya juga akan berkoordinasi dengan Perum Jasa Tirta (PJT) I, PDAM Kota Surabaya, DLH Jatim, dan DLH Kabupaten Gresik untuk membahas langkah pemulihan kualitas air Kali Surabaya. “PT Wings Surya juga berkomitmen berkoordinasi dengan PJT I, PDAM Kota Surabaya, DLH Provinsi Jawa Timur, dan DLH Kabupaten Gresik untuk membahas langkah pemulihan kualitas air Kali Surabaya paling lambat Kamis besok,” jelas Kholis.

Pemulihan juga tidak berhenti pada pembersihan bangkai ikan. Perusahaan diwajibkan menyiapkan langkah pemulihan ekosistem berupa pelepasan bibit ikan jenis endemik Kali Surabaya.

Seluruh proses pemulihan akan dipantau dan dilaporkan secara berkala. PT Wings Surya diwajibkan menyampaikan perkembangan pelaksanaan pemulihan setiap satu minggu kepada DLH Kabupaten Gresik, dengan tembusan kepada DLH Jatim, DLH Kota Surabaya, PJT I, dan BBWS Brantas.

Pengawasan terhadap kepatuhan lingkungan perusahaan juga akan dilakukan DLH Kabupaten Gresik pada pekan kedua September 2026. Nurkholis mengatakan pengawasan tersebut merupakan tindak lanjut hasil verifikasi lapangan sekaligus untuk memastikan perusahaan memenuhi kewajiban dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup.

“Pengawasan tersebut dilakukan sebagai bagian dari tindak lanjut terhadap hasil verifikasi lapangan serta untuk memastikan pemenuhan kewajiban perusahaan dalam pengelolaan dan perlindungan lingkungan hidup,” katanya.

Di sisi lain, DLH Jatim masih menunggu hasil pengujian laboratorium untuk memperkuat analisis mengenai kondisi kualitas air dan dampaknya terhadap ekosistem Kali Tengah maupun Kali Surabaya.

Nurkholis menegaskan pemerintah bersama instansi terkait akan terus melakukan pemantauan sehingga penanganan tidak berhenti pada kesimpulan awal, tetapi dapat dilanjutkan dengan langkah pemulihan yang terukur.

“Pemerintah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan terhadap kondisi Kali Tengah dan Kali Surabaya, sementara hasil pengujian laboratorium akan digunakan untuk memperkuat analisis mengenai kualitas air, dampak terhadap ekosistem, serta menentukan langkah penanganan dan pemulihan berikutnya,” pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article